Breaking News:

Berita Bangkalan

Dipicu Covid-19, Kunjungan Pasien ke Puskesmas-puskemas di Kabupaten Bangkalan Drop Hingga 75 Persen

Merebaknya pandemi covid-19 menyebabkan tingkat kunjungan ke puskesmas di Bangkalan, Madura, menurun drastis.

surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol
Sejumlah pasien antre di puskesmas Jaddih, Bangkalan, beberapa waktu lalu. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) memicu penurunan tingkat kunjungan ke puskesmas di Kabupaten Bangkalan, Madura. 

Sejak pasien pertama terkonfirmasi positif Covid-19 di Bangkalan terdeteksi pada minggu pertama di Bulan April 2020, keresahan mulai menghantui sebagian warga.

"Sekarang kalau sakit tidak terlalu parah, untuk sementara cukup beli obat di apotek saja. Takut di-rapid test kalau periksakan ke puskesmas atau ke rumah sakit," ungkap seorang ibu asal Kecamatan Socah kepada Surya, Minggu (12/7/2020).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan, Sudiyo membenarkan stigma negatif terhadap pandemi Covid-19 yang terbentuk di tengah masyarakat Bangkalan saat ini.

"Tentu saja ini berdampak terhadap jumlah kunjungan pasien ke puskesmas-puskemas se Kabupaten Bangkalan," ungkap pria yang akrab disapa Yoyok itu.

Saat ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangkalan terus bertambah hingga mencapai angka 285 orang, 95 orang diantaranya telah sembuh, dan 36 orang lainnya meninggal dunia.

Seperti yang diunggah pada Update Peta Sebaran Covid-19 Minggu (12/7/2020) melalui website Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bangkalan, www.bangkalankab.go.id.

Jumlah Orang Dalam Resiko (ODR) menunjukkan angka 20.453 orang, Orang Dalam Pengawasan (ODP) 1.090 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 95 orang, PDP sembuh 40 orang, dan PDP meninggal 40 orang.

Yoyok menjelaskan, jumlah kunjungan pasien ke puskesmas-puskesmas saat ini menurun hingga hingga di angkan 75 persen.

"Sekarang tinggal 25 persen, itu sudah maksimal. Kunjungan pasien ke rumah sakit juga menunurun hingga 70 persen," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved