Breaking News:

Berita Pamekasan

Curi HP Android dan Uang Rp 70 Ribu, Pria di Pamekasan Babak Belur Dihajar Warga

Seorang pria di Pamekasan babak belur setelah dihajar warga karena ketahuan mencuri ponsel dan uang Rp70 ribu.

surabaya.tribunnews.com/kuswanto ferdian
Suda'i pelaku pencurian saat diamuk massa di jalan raya Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (12/7/2020) sekira pukul 10.00 WIB. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Suda'i (36) babak belur diamuk massa setelah ketahuan mencuri Handphone (Hp) dan uang.

Saat melancarkan aksinya, Suda'i sendirian. Laki-laki berambut keriting ini ketahuan mencuri di salah satu rumah warga di Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Minggu (12/7/2020) sekira pukul 10.00 WIB.

Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya dengan cara mencongkel pintu depan rumah milik korban.

Setelah berhasil merusak pintu, pelaku masuk ke dalam rumah korban dan langsung mengambil uang beserta Hp yang terdapat di dalam lemari.

Namun aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku diketahui oleh pemilik rumah. Seketika itu juga pemilik rumah langsung berteriak 'Maling'.

Tak berlangsung lama, warga setempat yang mendengar teriakan itu langsung datang berduyun-duyun dan langsung menangkap pelaku.

"Tadi pelaku sempat diamuk massa dan diamankan ke Polsek. Tadi kami juga kirim pelaku ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Penanganan perkara ditangani Polsek Larangan," kata AKP Nining Dyah.

Ada pun jumlah uang yang dicuri oleh pelaku, yakni senilai Rp. 70 ribu rupiah.

Sedangkan, Hp yang dicuri yaitu Hp andorid yang ditaksir seharga Rp. 900 ribu.

Hal lain disampaikan oleh Kapolsek Larangan, Iptu Tamsil Efendi. Ia menceritakan, setelah diamuk massa, pelaku mengalami luka di bagian kaki dan juga mata sebelah kanan lebam.

Tadi, kata dia, pelaku sempat menjalani perawatan intensif di Puskesmas setempat.

Namun saat ini pelaku sudah berada di Rumah Tahanan (Rutan) Mapolsek Larangan.

Iptu Tamsil mengaku akan mendalami kasus pencurian itu lebih lanjut.

Sementara ini pelaku dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana 6 tahun penjara.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved