Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah: Ketahanan Pangan di Jawa Timur Aman dan Kuat Meski di Tengah Pandemi

Khofifah: Ketersedian dan ketahanan pangan di Indonesia, khususnya Jatim tetap aman dan kuat meski ditengah wabah pandemi Covid-19 seperti saat ini

SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Komandan Puspenerbal, Laksamana Pertama TNI Edwin S.H., M.Han dan Gubernur Jatim, Khoflfah lndar Parawangsa saat melakukan panen udang vaname di lahan ketahanan pangan Puspenerbal Juanda, Sabtu (11/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah lndar Parawangsa menyebut meski PBB menyatakan kekhawatirannya terkait krisis pangan dunia, namun ketersedian dan ketahanan pangan di Indonesia, khususnya Jatim tetap aman dan kuat meski ditengah wabah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Khofifah kepada awak media saat menghadiri kegiatan panen udang vaname dan tabur benih vaname di lahan ketahanan pangan Puspenerbal Juanda, Sabtu (11/7/2020).

"Ketahanan Jatim kuat, bukti nyatanya adalah Jawa Timur masih menjadi pen-support logistik pangan dengan persentasenya sebesar 80 persen di 16 provinsi yang ada di Indonesia Timur," kata Khofifah.

Berkaca dari kondisi itu pula, Khofifah berharap agar menjaga juga kemampuan ketahanan pangan Jatim.

Dikatakannya yang perlu dijaga pertama adalah beras dan kedua adalah jagung.

"Tercatat beras di Jatim surplus 2,3 juta ton, sementara jagung surplus 1,6 juta ton," terangnya.

Berdasarkan dari data kondisi surplus beras dan jagung itu pula, dikatakan Khofifah juga agar perlu menjaga dan mengontrol ketahanan maupun ketersedian pangan yakni dengan budidaya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved