Breaking News:

Berita Pasuruan

VIDEO Penyesalan Ibu Bocah 5 Tahun yang Diperkosa dan Dibunuh di Pasuruan, Kemana-mana Bawa Boneka

Tangis pilu Sucipto dan Satuha tak bisa dibendung saat menceritakan detik-detik putrinya RR (Inisial) sebelum ditemukan tewas di parit dekat rumahnya.

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Satuha, orangtua RR (inisial), bocah 5 tahun yang diperkosa dan dibunuh di Pasuruan tak bisa membendung tangisnya saat menceritakan pertemuan terakhir dengan putrinya. 

Satuha mengaku menyesal membiarkan bocah 5 tahun itu bersama tersangka pembunuh Ifa Maulaya (19), yang tak lain tetangganya.

Seperti diketahui bocah 5 tahun ini disetubuhi lebih dahulu oleh suami Ifa Maulaya, Moch Tohir sebelum dibunuh dan dipreteli perhiasannya.     

"Saya melihat siang - siang itu. Saya biarkan saja, pikiran saya mungkin anak saya mau dibelikan jajan. Saya juga tidak menyangka kejadiannya sampai seperti sekarang ini," kata Satuha saat ditemui di rumahnya, Kamis (9/7/2020). 

Disampaikan Satuha, setelah bersama Ifa anaknya tidak kunjung pulang.

Disitulah, dia mulai panik. Ia mulai mencari - cari anaknya yang hilang. Hingga, akhirnya ia mendapatkan kabar bahwa anaknya telah meninggal.

"Anak itu mau masuk sekolah. Minggu depan dia masuk TK. Kemarin dia sudah memilih sendiri seragamnya, tasnya, dan perlengkapan sekolah lainnya. Itu yang membuat saya sedih," kata Satuha, sambil menunjukkan perlengkapan sekolah anaknya.

Ia menunjukkan semua barang kesayangan anaknya, termasuk perlengkapan sekolah.

Kata dia, anaknya ini sudah senang mau sekolah. Bahkan, setiap hari, maunya pakai seragam, tas dan sepatu sekolah.

"Sampai saya kasih nasihat, jangan dipakai terus seragamnya, nanti kusut nak. Setiap hari maunya pakai seragam dan perlengkapan sekolah," lanjut dia sambil mengusap air matanya.

Halaman
1234
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved