Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

UPDATE WHO Sebut Virus Corona Menyebar di Udara dan Menular, Ini Cara Lindungi Diri di Lokasi Rawan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa menular lewat udara atau airborne.

surya.co.id/sulvi sofiana
Aksi mahasiswa berbagi masker untuk para pengantar peserta UTBK Unair, Senin (6/7/2020). Data terbaru dari WHO, virus corona bisa menyebar lewat udara dan menular. 

SURYA.CO.ID -  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 bisa menular lewat udara atau airborne.

Informasi ini memperbaiki pernyataan sebelumnya yang menyebut penularan virus corona terjadi melalui kontak langung seperti sekresi dari orang yang terinfeksi, misalnya air liur, melalui droplet atau percikan pernapasan saat orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara, atau bernyanyi.

Dalam pernyataan resminya, WHO mendefinisikan penularan melalui udara sebagai penyebaran agen penular yang disebabkan oleh penyebaran aerosol yang melayang di udara dalam jarak dan waktu yang lama. Untuk diketahui, droplet atau tetesan pernapasan berdiameter lebih dari 5-10 μm.

Sedangkan inti tetesan atau aerosol berdiameter kurang dari 5μm.

Aerosol adalah tetesan pernapasan yang sangat kecil sehingga dapat menempel di udara. WHO mengatakan, penyebaran melalui udara dapat terjadi saat petugas medis terlibat dalam prosedur tertentu yang menghasilkan aerosol.

Namun, semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa ruangan tertutup dengan ventilasi buruk, virus dapat melayang tinggi selama berjam-jam dan menginfeksi orang lain.

Hal ini bahkan dapat menyebabkan kejadian superspreader atau penyebaran luas.

VIDEO VIRAL Klaim Rumah Dipindah Misterius dalam Semalam di Ngawi, Ini Kata Tetangga dan Pemiliknya

VIDEO Penyesalan Ibu Bocah 5 Tahun yang Diperkosa dan Dibunuh di Pasuruan, Kemana-mana Bawa Boneka

Waspadai lokasi-lokasi ini

Ilustrasi Klub Malam
Ilustrasi Klub Malam (pixabay.com)

Dalam deskripsi terbaru tentang bagaimana virus ini menyebar seperti dilansir New York Times, Kamis (9/7/2020), tempat tertutup yang bisa menjadi tempat penularan Covid-19 di udara antara lain restoran, klub malam, tempat ibadah, tempat kerja, atau tempat-tempat lain di mana orang berteriak, berbicara, dan bernyanyi.

Teori menunjukkan bahwa sejumlah droplet pernapasan dapat menghasilkan aerosol.

Halaman
123
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved