Breaking News:

Berita Blitar

Polhut Tangkap Satu dari Empat Pelaku Pecurian Kayu Jati di Blitar, Suara Pohon Ambruk jadi Petunjuk

Petugas dari Polisi Hutan Kantor Pemengkuan Hutan (KPH) Blitar menangkat seorang dari empat pelaku pencurian kayu jati, Jumat dini hari (9/7/2020).

surya.co.id/imam taufiq
Petugas dari Polisi Hutan Kantor Pemengkuan Hutan (KPH) Blitar menangkap seorang dari empat pelaku pencurian kayu jati, Jumat dini hari (9/7/2020). 

SURYA.co.id | BLITAR - Petugas dari Polisi Hutan Kantor Pemengkuan Hutan (KPH) Blitar menangkat seorang dari empat pelaku pencurian kayu jati,  Jumat dini hari (9/7/2020).

Sebelumnya petugas melakukan penyanggongan dalam operasi yang dilakukan polisi hutan (Polhut).

Petugas mendengar suara pohon ambruk sebagai petunjuk penangkatan pelaku.

Namun, operasi itu belum maksimal karena hanya seorang pelaku berhasil diamankan. Sedang tiga lainnya kabur ke dalam hutan.
Sebab, tiga dari empat pelaku pencurian kayu hutan berhasil lolos dari sergapan petugas.

Akhirnya, petugas hanya menangkap satu diduga pelakunya, yakni Sareh (43), warga Desa Sukowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Ia ditangkap di hutan kayu hutan yang ada di perbatasan antara Kecamatan Kalipare dengan Kecamatan Kesamben, Blitar.

Dari pelaku,  petugas mengamankan empat pohon jati tanaman tahun 1998.

Selanjutnya, ia dibawa ke di kantor KPH Blitar, sedang barang buktinya diamankan di TPK (tempat penyimpanan kayu) Kesamben.

"Untuk tiga pelaku yang belum ketangkap itu, petugas masih mengejarnya karena identitasnya sudah diketahui. Dugaannya, mereka belum pulang dan masih sembunyi di dalam hutan," ungkap M Sarman, Wakil Adm Perhutani Blitar.

Menurutnya, pencurian itu terjadi pada Jumat (10/7) dini hari atau pukul 02.00 WIB.

Halaman
12
Penulis: Imam Taufiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved