Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

SBI Catat Kinerja Positif: Penjualan 2019 Meningkat 5,01 Persen, Labah Bersih Rp 499 Miliar

Torehan positif ditunjukkan SBI, membalikkan kinerja dengan membukukan laba positif dibandingkan kerugian yang dialami Perseroan sejak 2016 silam.

Foto: sbi untuk surya.co.id
Jajaran Komisaris beserta Direksi SBI berfoto bersama setelah RUPST dan RUPSLB di Jakarta, Kamis (9/7/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI/Perseroan) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Rapat tersebut menyetujui dan mengesahkan laporan keuangan perseroan tahun buku 2019.

Torehan positif ditunjukkan SBI, membalikkan kinerja dengan membukukan laba positif dibandingkan kerugian yang dialami Perseroan sejak tahun 2016 silam.

"Penjualan semen dan terak domestik meningkat sebesar 5,01 persen menjadi 11,8 juta ton di 2019, dari sebelumnya 11,3 juta ton pada tahun 2018," kata Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Aulia Mulki Oemar.

Dia menjelaskan, di tengah pasar yang relatif stagnan dan kelebihan pasokan yang masih membayangi industri semen nasional, SBI mampu meningkatkan kinerja signifikan.

Tahun 2019 volume penjualan meningkat menjadi 12,3 juta ton atau naik 4,80 persen dari 11,8 juta ton pada tahun 2018.

Peningkatan volume penjualan beton jadi (ready-mixed concrete) sebesar 3,19% menjadi 1.501 m3 pada tahun 2019 dari 1.454 m3 pada tahun sebelumnya.

Kombinasi peningkatan volume dan kekuatan merek produk mampu meningkatkan pendapatan menjadi Rp 11,06 triliun atau naik 6,55 persen dari Rp10,38 triliun pada tahun sebelumnya.

"Pendapatan meningkat 6,55 persen, tahun 2018 Rp 10,38 triliun, sedangkan di 2019 menjadi 11,06 triliun," papar Aulia Mulki Oemar.

Ditambahkannya, program-program efisiensi yang dijalankan sepanjang tahun 2019, mampu membantu menurunkan beban pokok pendapatan sebesar 6,43 persen.

Sehingga SBI mampu meningkatkan laba sebelum bunga dan pajak penghasilan, pada akhirnya mencetak laba bersih sebesar Rp 499 miliar.

"Laba kotornya Rp 666 miliar, ini catatan kuartal 1 tahun 2020," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved