Breaking News:

Jatim Zona Merah Virus Corona, Liga 3 2020 Terancam Tidak Bisa Digelar

Liga 3 Jawa Timur (Jatim) terancam tidak bsia digelar pada 2020 ini. Lantaran Jatim masih berada di zona merah penyebaran Covid-19 atau virus Corona

Editor: Fatkhul Alami
surya.co.id/taufiqur rochman
Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh UB (tengah) saat mendampingi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengecek kondisi Satdion Gelora 10 Nopember Surabaya yan akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 

SURYA.co.id | SURABAYA - Liga 3 Jawa Timur (Jatim) terancam tidak bsia digelar pada 2020 ini. Lantaran Jatim masih berada di zona merah penyebaran Covid-19 atau virus Corona.

Status Jatim masih zona merah Covid-19 atau virius Corona ini membuat Asprov PSSI Jatim selaku lembaga penyelengara Liga 3 pun belum bisa memberi kepastian soal ada atau tidaknya Liga 3 2020 ini

Hanya saja, Asprov PSSI Jatim akan berkonsultasi dan berkoordinasi lebih dulu dengan Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Jatim terkait perkembangan kondisi pandemi Covid-19.

Keputusan tersebut diambil setelah Asprov PSSI Jatim menggelar rapat Exco secara daring yang diikuti Ketua Asprov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, Wakil Ketua Wardy Azhari Siagian, serta lima anggota Exco. Seperti Cholid Ghoromah, Cholid Abubakar, M. Farid, Rita Triana, H. Thoriq.

“Kami akan berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Jatim, apakah Jatim aman atau memungkinkankah untuk menggelar kompetisi Liga 3. Itu yang harus kami mendapatkan kejelasan lebih dulu karena kalau melihat situasi terkini, Jatim masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus Covid terbanyak di Indonesia,” kata Ahmad Riyadh dalam rilisnya yang diterima Surya.co.id, Kamis (9/7/2020).

Saat ini sudah ada 60 klub yang mendaftar untuk ambil bagian di kompetisi regional Jatim tersebut. Namun, jumlah itu belum fix karena mereka masih harus verifikasi untuk menentukan mereka memenuhi persyaratan atau tidak.

Bukan hanya harus memenuhi persyaratan normatif yang sudah ditentukan bagi calon peserta kompetisi, tapi mereka juga harus melampirkan surat izin menggelar pertandingan di kotanya masing-masing dari Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 di kabupaten/kotanya.

“Kalau tidak mendapatkan izin dari Ketua Gugus Tugas dari kabupaten/kota, mereka tentu tidak bisa mengikuti kompetisi karena pertandingan akan digelar home tournament,” tambah Riyadh.

Hanya saja, jadi atau tidaknya kompetisi digelar masih tergantung pada izin dari Ketua Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Jatim.

“Kalau tidak diizinkan karena Jatim masih zona merah, Asprov PSSI Jatim Jatim akan melaporkan ke PSSI pusat bahwa Asprov Jatim tidak bisa menggelar kompetisi Liga 3. Tapi kalau diizinkan dengan syarat harus menjalankan protokol kesehatan Covid-19, kami harus koordinasi dengan sponsor,” terang Riyadh.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved