Breaking News:

Berita Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Paparkan Inovasi Teropong Jiwa di Hadapan Tim Panelis Kemenpan RB

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memaparkan program inovasi Teropong Jiwa secara virtual di hadapan tim penilai Inovasi Pelayanan Publik

Istimewa
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memaparkan program inovasi Teropong Jiwa secara virtual di hadapan tim penilai Inovasi Pelayanan Publik yang digelar Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), Kamis (9/7/2020). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas memaparkan program inovasi Teropong Jiwa (Terapi Okupasi dan Pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa) secara virtual di hadapan tim penilai Inovasi Pelayanan Publik yang digelar Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kamis (9/7/2020).

Sejumlah panelis mengapresiasi program pemulihan dan pemberdayaan Orang Dengan Gangguan Jiwa
(ODGJ) tersebut.

Teropong Jiwa adalah program pemberian terapi kerja bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang diinisiasi oleh Puskesmas Gitik, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Pasien ODGJ yang sudah stabil setelah menjalani serangkaian pengobatan, akan dilatih berbagai ketrampilan kerajinan tangan. Tak hanya berhenti di situ, para ODGJ tersebut lalu disalurkan ke sejumlah tempat kerja.

“Ini yang menarik. Ada intervensi dari pemerintah yang membuat pengusaha mau mempekerjakan ODGJ. Dengan begitu, ODGJ yang sudah stabil ini benar-benar bisa berkarya, mengaktualisasikan dirinya,” kata Nurjaman Mochtar.

Paparan ini adalah seleksi tahapan pertama menuju Top 45 lomba Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) yang digelar Kemenpan-RB.

Sebanyak 99 inovasi terbaik dari 2.000 lebih inovasi se-Indonesia yang masuk, dipaparkan dan diseleksi secara ketat oleh tim panel independen yang ditunjuk Kemenpan-RB.

Tim ini terdiri dari Prof JB Kristiadi (akademisi Universitas Indonesia/UI), Prof Eko Prasojo (akademisi UI), dan Dadan S Suharmawijaya (anggota Ombudsman RI). Ada juga Tulus Abadi (Ketua Pengurus Harian YLKI), Haris Turino (akademisi), Siti Zuhro (LIPI), Nurjaman Muchtar (Perwakilan Stasiun Televisi), serta Indah Sukmaningsih (YLKI).

Inovasi Teropong Jiwa kini telah direplikasi di seluruh Puskesmas di Banyuwangi.

Setiap puskesmas menjalankan program terapi okupasi dengan cara yang beda-beda terhadap ODGJ yang ada di wilayah kerjanya. Misalnya, ada yang diajak berkebun, ada juga yang diajak membikin kripik singkong.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved