Senin, 4 Mei 2026

Persebaya Surabaya

BERITA PERSEBAYA Hari ini Populer: Nasib Kontrak Gaji Pemain dan Bonek Ditantang Perangi COVID-19

Berikut Rangkuman Berita Persebaya Hari ini Populer Edisi Kamis 9 Juli: Nasib Kontrak Gaji Pemain dan Bonek Ditantang ikut Perangi COVID-19.

Tayang:
Kolase SURYA.co.id/habibur rohman dan Persebaya
Ilustrasi Berita Persebaya Hari ini Populer: Nasib Kontrak Gaji Pemain dan Bonek Ditantang Perangi COVID-19 

SURYA.co.id - Berita Persebaya hari ini yang populer pada Kamis 9 Juli 2020, di antaranya tentang nasib kontrak gaji pemain dan pelatih.

Menurut Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman pihak manajemen belum membahas hal itu karena masih tidak setuju kompetisi dilanjutkan.

Selain soal gaji, Bonek dan Persebaya Surabaya juga mendapat tantangan untuk ikut memerangi COVID-19 di Surabaya yang kasusnya masih cukup tinggi.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Nasib kontrak gaji para pemain dan pelatih

Para pemain Persebaya berlatih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (19/12/2019).
Para pemain Persebaya berlatih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (19/12/2019). (surabaya.tribunnews.com/habibur rohman)

PSSI sudah memberi keputusan membolehkan klub Liga 1 2020 melalukan renegosiasi kontrak jelang bergulirnya Liga 1 2020, namun ini belum dilakukan Persebaya Surabaya.

Manajemen Persebaya Surabaya belum melakukan pembahasan terkait renegosiasi kontrak gaji 50 persen kepada pemain dan pelatih.

Menurut Sekretaris tim Persebaya, Ram Surahman pihak manajemen belum melangkah ke tahap tersebut karena masih tidak setuju kompetisi dilanjutkan.

Diketahui, PSSI sudah memberikan arahan agar klub melakukan negosiasi ulang kontrak pemain dan pelatih terkait rencana dilanjutkannya kompetisi, Oktober nanti.

"Itu nanti kalau kompetisi jadi dijalankan," kata Ram Surahman, Rabu (8/7/2020).

Baginya, Persebaya masih menunggu sikap aktif PSSI. Sebab dalam beberapa kesempatan belum bisa mendetailkan teknis pelaksanaan kompetisi.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berencana melakukan diskusi soal sikap Persebaya. Terkait hal itu, Ram menyambut dengan baik.

"Ini bagus kalau terjadi dialog antara Persebaya dan PSSI," ujarnya.

2. Bonek ditantang ikut perangi COVID-19

Deklarasi Bonek Lawan Covid-19 di Kantor Marketing Persebaya Surabaya, Selasa (7/7/2020). Persebaya dan Bonek diminta ikut melawan Covid-19 yang jumlahnya di Surabaya Raya masih tinggi.
Deklarasi Bonek Lawan Covid-19 di Kantor Marketing Persebaya Surabaya, Selasa (7/7/2020). Persebaya dan Bonek diminta ikut melawan Covid-19 yang jumlahnya di Surabaya Raya masih tinggi. (Persebaya)

Bonek dan Persebaya Surabaya mendapat keistimewaan di hadapan Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran.

Bonek dan Persebaya Surabaya digandeng untuk berperan aktif memerangi pandemi Covid-19 atau Corona di Surabaya yang kasusunya masih cukup tinggi.

Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim pun 'menantang' melalui gerakan Bonek Wani Lawan Covid-19 yang mengedepankan peran serta masyarakat melalui kampanye Trisula Wani.

Yakni Wani pakai masker, Wani cuci tangan, dan Wani jaga jarak.

Lewat Persebaya dan Bonek, gerakan ini diharapkan menghasilkan energi berlipat ganda. Membesar hingga ke pelosok-pelosok kampung Surabaya.

Semakin banyak yang bergerak semakin banyak juga masyarakat yang terbantu.

”Saya tahu ini tidak gampang. Tetapi harus dikerjakan.

Kita harus bahu membalikkan situasi ini. Kita tunjukkan kalau Bonek sudah berubah," kata Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah, Rabu (8/7/2020).

Tak hanya meminta pembuktian, Pangdam V Brawijaya menegaskan pihaknya siap membantu Bonek secara penuh.

”Ini yang kami harapkan, peran serta aktif dari Bonek sebagai bagian dari masyarakat untuk ikut mencegah penularan Covid-19, kami akan support seratus persen," tandasnya.

Pangdam terus menggelorakan semangat agar Bonek turut berperan aktif. Turut memutus rantai penyebaran virus Corona di Kota pahlawan.

Menurutnya, jika berhasil membuat Kota Pahlawan kembali ke zona hijau, maka nama Bonek akan lebih terangkat.

"Presiden Persebaya (Azrul Ananda) beberapa kali menyampaikan ke saya jika Bonek sudah bagus. Tapi saya belum puas.

Bagusnya ini harus dibuktikan. Bisa tidak bagusnya Bonek ini membantu pemerintah membuat Surabaya kembali hijau. Kalau bisa, luar biasa," tegasnya.

Sementara, Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran menyampaikan keyakinan Persebaya dan Bonek akan mampu menuntaskan misi ini.

Dari analisa yang dilakukan, ada beberapa hal yang dimiliki Bonek untuk suksesnya misi ini.

Pertama, Bonek miliki militansi. Ini pula yang menjadi alasan pemilihan Persebaya dan Bonek sebagai mitra untuk melawan Covid-19.

Diharapkan dengan kekuatan Bonek di akar rumput dapat membantu dalam menegakkan protokol kesehatan.

Dalam dunia olahraga tambahnya, kalau ingin berprestasi harus bertindak.

"Nah, ini waktunya untuk Bonek mengukir prestasi penegakan protokol kesehatan.

Prestasi di luar dunia suporter. Dimulai dari diri sendiri, kelompok hingga masyarakat sejak saat ini," ujar sosok lulusan Akpol 1991 itu.

Alasan lain adalah solidnya Bonek. Menurut Fadil, Bonek memang dikenal solid dan tidak gampang menyerah.

Semangat itu dinilainya menjadi poin penting dalam gerakan ini.

"Saya pikir jika Bonek diminta membuat Surabaya kembali zona hijau pasti akan dilakukan seperti saat membela Persebaya," pungkasnya.

Sementara itu, Presiden klub Persebaya, Azrul Ananda menyampaikan, amanah ini merupakan sesuatu yang luar biasa, pihaknya siap menjalankan secara maksimal.

"Ini suatu kebanggaan bagi Persebaya dan Bonek yang dimintai tolong langsung oleh BNPB untuk aktif dalam gerakan melawan Covid-19,” kata Azrul Ananda.

"Saya kira ini adalah yang pertama di dunia, suporter dan klub sepak bola diajak untuk memerangi pandemi," pungkasnya.

3. Ketiga Kiper Persebaya masih dipantau

Persebaya Surabaya belum memastikan ikut atau tidak dalam lanjutan Liga 1 2020 yang dijadwalkan bergulir Oktober mendatang, tapi para pemain tetap menjalani latihan secara mandiri.

Pelatih kiper Persebaya Surabaya, Benny van Breukelen menyebut masih terus memantau ketiga kipernya yaitu Ernando Ari, Angga Saputra, dan Rivky Mokodompit.

"Kalau kiper masih terus saya pantau. Mereka masih menjalankan program yang saya berikan," kata Benny, Rabu (8/7/2020).

Benny mengatakan masih mempertahankan materi latihan berupa video. Video tersebut berisikan teknik mengantisipasi bola dari segala macam situasi.

Para pemain sudah mendapat metode latihan ini sejak kompetisi dihentikan pertengahan Maret lalu. Untuk durasi dan waktunya fleksibel bisa dilakukan saat ada waktu senggang.

Maklum, kipernya punya beragam aktivitas seperti Rivky baru memiliki momongan, Angga sedang dinas bersama satuannya dan Ernando persiapan Piala Asia.

"Videonya berupa latihan bola atas, bola bawah, strep kecepatan kaki dan lainnya," ujar mantan pelatih kiper Tira Persikabo itu.

Sebelumnya, Persebaya sudah mengambil sikap untuk menolak dilanjutkannya kompetisi karena alasan penyebaran covid-19, dan belum jelasnya regulasi.

4. Hambali Tholib tetap konsisten berlatih

Pemain Muda Baru Persebaya, Hambali Tholib
Pemain Muda Baru Persebaya, Hambali Tholib (Persebaya)

Hambali Tholib tidak terpengaruh dengan pernyataan manajemen Persebaya Surabaya yang tidak setuju Liga 1 2020 dilanjutkan lantaran masih pandemi Covid-19.

Hambali Tholib yang merupakan gelandang Persebaya Surabaya ini tetap konsisten menjalani latihan mendiri guna menjaga kondisi fisiknya.

Hambali Tholib yang kini berusia 20 tahun percaya dengan terus berlatih akan membuat kondisi fisiknya tidak keteteran bila sewaktu-waktu skuad Persebaya Surabaya diminta kembali berkumpul.

"Saya pribadi tidak mengurangi porsi latihan karena keputusan manajemen (Persebaya). Saya masih latihan untuk jaga kondisi," kata Hambali, Rabu (8/7/2020).

Dia juga sesekali mengubah pola latihannya di rumah agar tidak jenuh. Maklum sudah empat bulan skuad Persebaya tidak berkumpul imbas kompetisi dihentikan.

Selain itu, alumni Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta ini mengisi waktu luangnya untuk melakukan tugas-tugas rumah.

"Untuk kesibukan lain, paling cuman bantu-bantu orang tua di rumah," jelas pemain yang pernah mencicipi trial bersama klub asal Kroasia, NK Lokomotiva Zagreb itu.

Selama berseragam Persebaya Surabaya, Hambali sudah menyumbang sebuah prestasi yakni ikut mengantarkan Bajul Ijo juara di ajang pra musim Piala Gubernur Jatim 2020.(Ndaru Wijayanto/Khairul Amin/Putra Dewangga/Surya.co.id)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved