Breaking News:

Berita Kediri

Terbentur Zona Merah Aspirasi Forum Musisi dan Artis Kediri Kandas

Seusai berdialog dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 pegiat Forum Silaturahmi Musisi dan Artis menyampaikan hasil dialog kepada anggota.

surya.co.id/didik mashudi
Seusai berdialog dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 pegiat Forum Silaturahmi Musisi dan Artis menyampaikan hasil dialog kepada anggota. 

Surya.co.id | KEDIRI - Aspirasi para pegiat seni dan komunitas penggemar burung di Kediri melakukan aktivitas new normal pandemi Covid 19  kandas.

Masalahnya, Kabupaten Kediri saat ini masih dalam kondisi zona merah Covid 19. 

Dialog pegiat seni tergabung dalam Forum Silaturahmi Musisi dan Artis (Fosirama) Korwil Kediri dan penggemar burung dalam wadah Rajawali Indonesia Kediri dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Kabupaten Kediri di Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Rabu (8/7/2020). 

Pertemuan dihadiri Sekretaris GTPP Slamet Turmudi, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto dan perwakilan dari aparat kepolisian dan Satker terkait di Pemkab Kediri. 

Aspirasi yang disampaikan Forsirama dan Radjawali Indonesia untuk diberi kesempatan menggelar kegiatan resepsi hajatan, hiburan hingga kegiatan komunitas gantangan pecinta burung. 

Saat dialog komunitas pecinta burung dan seni mengeluh sudah lebih dari 4 bulan tidak dapat melakukan aktivitas. Akibatnya, selama 4 bulan tidak ada pemasukan yang berpengaruh pada perekonomian keluarga. 

Apalagi ada ribuan orang yang hajat hidupnya sangat tergantung dari kegiatan seni. Karena selama pandemi Covid 19 tidak diperkenankan ada hajatan, hiburan apalagi kegiatan lomba gantangan burung. 

Video terkait:

Badrus Sholeh, Ketua Fosirama menyadari aspirasi teman-teman pekerja seni sound dan terop belum mendapatkan izin. "Insya Allah bakal ada lampu hijau dan kami akan terus berjuang," ungkapnya.

Namun, Badrus Sholeh juga meminta dari pihak GTPP untuk duduk bersama membuat ketentuan dan regulasi yang diperlukan sehingga tidak ada pihak  yang dirugikan.

"Kita tidak tahu sampai kapan zona merah ini akan terus berlanjut," tambahnya.

Sementara Slamet Turmudi, Sekretaris GTPP Covid 19 Kabupaten Kediri pada pertemuan itu belum bisa memberikan jawaban tegas. Dia hanya menyampaikan posisi Kabupaten Kediri saat ini masih masuk zona merah pandemi Covid 19. 

"Proses izin keramaian masih belum bisa dilaksanakan karena masih ada di  zona merah. Kami berpedoman sesuai dengan regulasi," tambahnya. 

Namun Slamet Turmudi berjanji bakal membawa aspirasi tersebut kepada forum pimpinan dan rapat paripurna GTPP Covid 19 Kabupaten Kediri. Sesuai rencana rapat forum pimpinan bakal digelar pada pekan depan. 

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto menjelaskan, dalam pertemuan dengan Fosirama Korwil Kediri dan Radjawali Indonesia pihak dewan hanya sebagai mediatornya. 

Dewan hanya melakukan mediasi supaya dari Fosirama dan Radjawali dapat beraktivitas kembali. 

Namun kata Dodi Purwanto, leading sektor dari keputusan itu ada di tangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri.

"Kita tunggu saja waktu untuk melakukan koordinasi," jelasnya.

Ditambahkan Dodi Purwanto, ada dua solusi yang diajukan di antaranya, pekerja seni  diperkenankan untuk melakukan aktivitas dengan memenuhi semua syarat dan protokol kesehatan.

Sedangkan solusi kedua jika masih  tidak diperkenankan diharapkan ada perhatian terkait dengan permasalahan perut dan hajat hidup para pegiat seni dan komunitas penggemar burung.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved