Breaking News:

Berita Lamongan

Satpol PP di Lamongan Seret Pemilik Rumah Karaoke dan 5 Purel, Nekat Beroperasi di Masa Pandemi

Satpol PP Lamongan menindak tegas mereka yang melanggar dengan tetap membuka usaha karaoke di masa pandemi Covid-19

SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Anggota Satpol PP Lamongan saat merazia rumah karaoke di Babat, Selasa (7/7/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Setelah sebelumnya dua rumah karaoke di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, digerebek Satpol PP karena beroperasi di masa pandemi Covid-19, kini pelanggaran serupa dilakukan pemilik karaoke di Karangkembang Babat.

Sebanyak 5 orang purel digelandang ke Kantor Satpol PP untuk BAP dan dipulangkan setelah keluarga dan kepala desa yang bersangkutan menjemput di Kantor Satpol PP Jalan Kusuma Bangsa, Lamongan.

Sanksi terhadap pengusaha rumah karaoke diterapkan, juga pada kelima purel.

"Semuanya kami amankan dari Kafe Sekar Gading di Dusun Karang Asem, Desa Karang Kembang, Kecamatan Babat ," kata Kasatpol PP Lamongan, Suprapto, Rabu (8/7/2020).

Pihaknya harus menindak tegas mereka yang melanggar dengan tetap membuka usaha karaoke di masa pandemi Covid-19. Dan terbukti, masih saja ditemukan kafe dan rumah karaoke buka di tengah wabah pandemi saat ini.

Ada lima pramusaji yang diamankan. Mereka wajib membuat surat pernyataan bermeterai dan sanksi sosial. Caranya, keluarga yang menjembut kelima purel dari luar Lamongan itu.

Sejumlah purel itu datang dari Merauke, Wonogiri, Bandung dan dua orang dari Kabupaten Jombang.

Selain itu, Satpol PP juga mengamankan 35 liter tuak, 11 botol bir.

"Ya pengusahanya juga diamankan dan dijerat tindak pidana ringan," kata Suprapto.

Sikap tegas Satpol PP ini bertujuan agar kondisin keamanan dan ketentraman masyarakat Lamongan terjaga.

"Apalagi Lamongan masih berstatus zona merah dan hendak menuju new normal, " katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved