Breaking News:

Berita Lamongan

Petambak Ikan Kerapuh Lamongan Wadul Kesulitan ini kepada Menteri KKP Edhy Prabowo

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo didampingi Gubernur Khofifah dalam kunjungannya di Lamongan, Jatim, Rabu (8/7/2020).

surya.co.id/hanif manshuri
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (paling kiri) didampingi Gubernur Khofifah dalam kunjungannya di Lamongan, Jatim, Rabu (8/7/2020). 

SURYA.co.id lLAMONGAN - Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo berkunjung ke Lamongan, tepatnya di Labuhan Kecamatan Brondong Lamongan Jawa Timur.

Kedatangan Prabowo dimanfaatkan para pembudidaya ikan kerapuh yang meminta agar Desa Labuhan, Kecamatan Brondong dijadikan salah satu wilayah budidaya ikan kerapuh, Rabu (8/7/2020).

Salah seorang pembudidaya ikan Kerapuh, Karno yang meminta agar Labuhan dijadikan wilayah budidaya kerapuh, lantaran pembudidaya ikan kerapuh di desa yang ada di wilayah Pantura Lamongan ini juga sudah mulai menjamur.

Keluhan lain disampaikan Karno, bahwa para pembudidaya ikan Kerapuh di Lamongan menemui kesulitan untuk menjualnya, karena rimbunnya aturan.

"Kami memohon petunjuk Pak Menteri, kami ini masih kesulitan untuk menjual hasil budidaya karena banyaknya aturan untuk ekspor ikan," kata Karno saat tanya jawab dengan Edy Prabowo.

Seyogjanya pemerintah mempermudah ekspor ikan kerapuh, termasuk pengurusan ijin bagi petambak ikan kerapuh dipermudah.

"Ada 21 perizinan yang harus tempuh untuk bisa menjadi petambak kerapuh, maka kami meminta agar pemerintah menyederhanakan proses perizinan ini," seloroh Masudi, petani budidaya kerapuh lainnya.

Menanggapi permintaan petambak, Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan, sejak pintu ekspor ikan Kerapuh dibuka, ekspor ikan kerapuh Indonesia saat ini naik 5 persen.

"Ikan kerapuh akan mahal harganya jika dijual dalam keadaan hidup, " ungkap Prabowo.

Untuk itu langkah pertama yang dilakukan adalah menggaet pembeli ikan kerapuh ke indonesia dan ke depan agar pembeli ikan menyiapkan kapalnya untuk mengangkut ikan.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved