Breaking News:

Berita Tuban

Ancaman Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo untuk Kilang GRR jika Rugikan Nelayan Tuban

Rencana reklamasi untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) sekitar 175 hektar disorot Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

surya.co.id/m sudarsono
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam kunjungannya di Kabupaten Tuban, Rabu (8/7/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - Rencana reklamasi untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) sekitar 175 hektar disorot Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

Hal itu disampaikan Edhy saat berkunjung di PT Kirana Food Internasional di Desa Dempel, Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Tuban, Rabu (8/7/2020).

Dia mengancam tak akan memberikan izin reklamasi, jika pembangunan dianggap dapat mengancam keberadaan nelayan sekitar.

"Tak akan saya berikan izin reklamasi jika reklamasi menganggu nelayan," kata Edhy seusai kunjungan.

Menteri asal Partai Gerindra itu bahkan menegaskan, untuk apa dirinya menjadi Menteri KKP kalau nelayan tidak dipikirkan.

Meski demikian, pembangunan kilang minyak yang dilakukan oleh Pertamina adalah untuk pembangunan.

Kilang juga dianggap dapat menambah nilai perekonomian sebuah negara, sehingga jangan ada asumsi masyarakat akan diganggu dengan adanya pembangunan kilang minyak Pertamina.

"Kita akan tindaklanjuti keluhan nelayan tentang reklamasi ini, saya jadi Menteri KKP harus ada untuk nelayan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, lahan yang dibutuhkan untuk proyek strategis nasional tersebut seluas 821 hektar.

Rinciannya lahan warga 384 hektar di Desa Wadung, Kaliuntu dan Sumurgeneng, Kecamatan Jenu. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 hektar belum dibebaskan atau diukur.

Kemudian ada lahan KLHK 328 hektar, dan lahan perhutani 109 hektar.

Kilang minyak patungan pertamina dan Rosneft asal Rusia dengan nilai investasi USD 15-16 miliar atau sekitar Rp 225 triliun itu, ditarget beroperasi 2026 dengan kapasitas produksi 300 ribu barel per hari.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved