Breaking News:

Berita Surabaya

WhatsApp Gandeng Prestasi Junior Indonesia Luncurkan Program Pelatihan untuk Pengusaha Muda

Kemitraan yang unik antara WhatsApp dan Prestasi Junior Indonesia ini adalah bagian dari kampanye "BaWA Usaha Aja!"

Istimewa
Co-Founder dan Penasehat Akademik Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - WhatsApp bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia dalam meluncurkan program pelatihan bisnis digital yang baru untuk membantu lebih dari 1.000 calon pengusaha muda di 12 kota Indonesia.

Melalui program ini, para siswa akan dibekali dengan keterampilan bisnis digital yang kreatif dan beretika.

Kemitraan yang unik antara WhatsApp dan Prestasi Junior Indonesia ini adalah bagian dari kampanye "BaWA Usaha Aja!" di mana WhatsApp bertujuan untuk terus mendukung ekonomi masyarakat Indonesia melalui digitalisasi.

“Keterampilan digital yang mumpuni itu perlu dimiliki pengusaha muda masa kini. Apalagi di dunia yang serba cepat ini,” kata Direktur Kebijakan Publik WhatsApp APAC, Clair Deevy dalam lokakarya daring melalui Zoom, Selasa (7/7/2020).

Deevy menambahkan, bahwa situasi pandemi mendorong bisnis untuk lebih cepat dalam mengadopsi sarana digital seperti WhatsApp agar dapat bertahan dan berkembang di era normal baru.

“Oleh karena itu, kami merasa bahwa saat ini sedang berada di dalam masa penuh tantangan untuk segera melengkapi calon pengusaha muda agar terampil menggunakan sarana digital untuk berbisnis,"lanjutnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto mengungkapkan, program pendidikan kewirausahaan ini akan mendorong tercipta dan meningkatnya populasi pengusaha muda yang ‘melek’ digital.

"Mereka ini calon-calon motor dan agen perubahan besar di masyarakat kita,” katanya.

Program ini dikatakan Wikan akan memperkuat karakter kreativitas serta visi kewirausahaan anak-anak muda sejak dini, yang dipadukan dengan peningkatan kemampuan digital.

"Kami melihat jelas bahwa program ini adalah investasi cerdas untuk melahirkan generasi pengusaha muda Merah-Putih Tangguh,"pungkasnya.

Co-Founder dan Penasehat Akademik Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner memaparkan, beberapa wilayah di Indonesia masih kurang memiliki akses konektivitas. Namun, WhatsApp menyediakan teknologi untuk berkomunikasi dengan mudah dan dapat dipakai oleh siapapun di Indonesia.

"Bahkan, jika siswa kami tidak memiliki ponsel pintar yang canggih atau koneksi yang stabil sekalipun, mereka masih dapat menggunakan WhatsApp untuk memulai dan mengelola bisnis mereka,"lanjutnya

Sebagai bagian dari program pelatihan WhatsApp Business, Prestasi Junior Indonesia membuat akun WhatsApp Business yang menampilkan galeri keanekaragaman bisnis alumni dan siswa, mulai dari bisnis F&B, kecantikan, hingga pertanian. Akun ini dibuat untuk membantu mereka terhubung dengan calon konsumen mereka.

"Program pelatihan WhatsApp Business akan berjalan selama 6 bulan dan dapat diakses secara daring untuk siswa-siswi usia SMA dari Prestasi Junior Indonesia di 12 kota di Indonesia,"lanjutnya.

Pada akhir program, siswa-siswi dapat membuat akun WhatsApp Business mereka sendiri dan menikmati fitur seperti berbagi katalog, info lokasi toko, tautan yang terhubung langsung ke laman media sosial, dan fitur enkripsi end-to-end milik WhatsApp yang memastikan pengalaman berbisnis yang aman dan mudah.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved