Breaking News:

Berita Surabaya

Tiga Hari Pelaksanaan UTBK di Unair Surabaya, 28 Peserta Ditemukan Reaktif Saat Rapid Test

Selama tiga hari pelayanan rapid test untuk peserta UTBK, Universitas Airlangga (Unair) Surabaya selalu mendapatkan peserta yang reaktif

SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
RAPID TEST - Peserta mengikuti rapid tes) sebelum mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Minggu (5/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya memberikan fasilitas bagi peserta Ujian Tulis Berbaris Komputer (UTBK).

Selama tiga hari pelayanan itu berlangsung, selalu mendapatkan peserta yang reaktif

Hari pertama pada Minggu (5/7/2020), dari 200 peserta mengikuti rapid test, lima di antaranya ditemukan reaktif. Pada hari kedua, Senin (6/7/2020), ada 251 peserta yang rapid test, 19 di antaranya reaktif.

Sementara pada hari ketiga, Selasa (7/7/2020), di sesi pagi terdapat 129 peserta yang di-rapid test, empat di antaranya memiliki hasil reaktif.

"Hari ini, sesi pagi tadi dari 129 yang diperiksa, 4 diantaranya reaktif. Masih pagi ini, siangnya belum. Jadi total sampai hari ketiga, ada 580 peserta yang rapid test dan 28 reaktif," kata Ketua Pusat UTBK Unair, Junaidi Khotib saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2020).

Bagi peserta yang mendapati hasil reaktif, kata Junaidi, peserta yang berasal dari Surabaya akan dikoordinasikan dengan Dinkes Surabaya agar peserta dapat melakukan isolasi mandiri di hotel yang ditunjuk pemerintah kota.

Sedangkan penanganan bagi peserta luar kota akan langsung dikondisikan dengan Satgas Covid-19 tempat mereka berasal.

Dengan koordinasi tersebut, Junaidi berharap peserta yang reaktif dapat langsung tes swab. Sehingga nantinya peserta dapat kembali mengikuti UTBK setelah dinyatakan negatif.

"Nanti mereka juga bisa ajukan tes swab, karena kami sudah punya datanya. Kalau peserta dari luar Surabaya, kami koordinasikan dengan Satgas Ccovid-19 daerah masing-masing. Nanti biar Satgas-nya yang menindaklanjuti," jelasnya.

Junaidi pun berpesan, bagi peserta UTBK yang belum bisa mengikuti seleksi karena reaktif diharapkan tak berkecil hati. Ia menyarankan waktu isolasi mandiri dapat digunakan untuk mempersiapkan diri agar lebih siap menghadapi ujian.

"Peserta tetap harus melakukan isolasi mandiri, makan yang sehat dengan beberapa multivitamin sehingga ketahanan tubuh baik dan segera pulih dan negatif. Dan pada saat itu mereka tetap ada kesempatan untuk mengikuti ujian," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved