Breaking News:

Berita Pamekasan

Istri Bobol Rp 4,7 M Uang Nasabah Bank di Pamekasan Divonis 4 Tahun, Sebagian untuk Suami Maju Dewan

Teller Bank Jatim, Unit Keppo, Kecamatan Galis, Pamekasan, Ani Fatini divonis 4 tahun 6 bulan penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Pameksan.

surya.co.id/muchsin
Suasana sidang vonis kasus pembobolan uang nasabah Bank Jatim di PN Pamekasan. Terlihat terdakwa Ani Fatini di layar monitor mengikuti sidang virtual, Selasa (7/7/2020). 

SURYA.co.id | PAMEKASAN - Teller Bank Jatim, Unit Keppo, Kecamatan Galis, Pamekasan, Ani Fatini divonis 4 tahun 6 bulan penjara dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan, Selasa (7/7/2020).

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Majelis, Lingga Setiawan dan anggotanya, Dony Hardiyanto dan Fidiyawan Satriantoro, terdakwa pembobol uang nasabah Rp 4,7 miliar itu sebelumnya dituntut 5 tahun penjara.

Hakim menyatakan bahwa terdakwa secara sah terbukti dan meyakinkan melakukan tindakan menyalahgunaan jabatan dengan menggelapkan uang nasabah melanggar pasal 374 KUHP.

Sidang vonis  secara virtual ini berlangsung selama 30 menit  mulai pukul 14.30 hingga pukul 15.00.

Majelis  hakim  menguraikan terdapat 16 saksi di persidangan, di antaranya Mohammad Arif Firdausi, saat itu Pimpinan Cabang (PC) Bank Jatim Pamekasan dan kini sudah pindah menjadi PC Bank Jatim Sampang, serta alat bukti yang diajukan di persidangan, berikut keterangan terdakwa Ani Fatini.

Dari hasil persidangan itu, terungkap jika uang nasabah yang dibobol seluruhnya senilai Rp 7,7 miliar.

Namun terdakwa Ani Fatini sudah mengembalikan uangnya dengan cara mencicil sebesar Rp 2,9 miliar. Sehingga kerugian Bank Jatim, Rp 4,7 miliar

 Uang yang dibobol itu, beragam, di antaranya uang alokasi dana desa (ADD) serta uan nasabah dari Rp 30 juta, Rp 150 juta, Rp 250 juta, Rp 400 hingga Rp 807 juta.

Modusnya terdakwa Ani Fatini, mengiming-imingi nasabah untuk nabung lewat deposito dengan berbagai hadiah, seperti mesin cuci, TV, lemari es, dana alat eletronik lainnya.

Tapi setelah nasabah menyetor, uangnya tidak dimasukkan ke rekening nasabah, melainkan ke rekening pribadinya.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved