Selasa, 28 April 2026

Berita Sidoarjo

Demo Penolakan RUU HIP Juga Terjadi di Sidoarjo, Demonstran: Pancasila Sudah Final

Dengan penjagaan ketat petugas kepolisian, pengunjukrasa bergantian melakukan orasi di depan gedung DPRD Sidoarjo

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) berunjukrasa di gedung DPRD Sidoarjo, mereka menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), Selasa (7/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Demo menolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) juga terjadi di Sidoarjo, Selasa (7/7/2020).

Massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) berunjukrasa di gedung DPRD Sidoarjo.

Dengan penjagaan ketat petugas kepolisian, pengunjukrasa bergantian melakukan orasi di depan gedung dewan. Mereka menolak keras pembahasan RUU HIP.

"Pancasila sudah kuat. Pncasila menjadi sumber dari segala sumber hukum di negeri ini. Jadi sudah tidak perlu ditambahi kekuatan dari manapun," kata Ketua GMBI distrik Sidoarjo, Nunuk Rusianita dalam orasinya.

Dalam aksinya, mereka meminta DPRD Sidoarjo menyampaikan aspirasi ini ke DPR RI untuk tidak hanya menangguhkan pembahasan RUU tersebut, tapi meminta agar RUU HIP ditiadakan.

Menurut Nunuk, Pancasila sudah final, tidak perlu lagi adanya pembahasan RUU tersebut.
"Justru RUU tersebut akan melemahkan kekuatan Pancasila," tandasnya.

Sejumlah perwakilan pendemo ditemui Ketua DPRD Sidoarjo, Usman.

Usman mengapresiasi aksi terkait pembahasan RUU HIP tersebut.

Menurutnya, mereka yang menolak adanya pembahasan RUU HIP tersebut merupakan warga negara yang sadar atas keberadaan dan kekuatan Pancasila.

"Jadi Pancasila selamanya harus tetap Pancasila. Tidak perlu diubah, tidak perlu diutak-atik lagi. Karena itu merupakan sesuatu yang sudah final," kata Usman.

Politisi PKB tersebut juga mengatakan, jika ada pihak yang ingin mengubah atau melemahkan Pancasila, maka harus diwaspadai. Sebagai wakil rakyat, dirinya mendukung aspirasi yang disampaikan oleh para pengunjukrasa.

"Kami mendukung secara kelembagaan, DPRD Sidoarjo, menolak RUU HIP menjadi sebuah undang-undang dan mengeluarkan dari prolegnas. Aspirasi ini akan dikirim ke DPR RI, karena semakin banyak yang menyampaikan aspirasi penolakan, maka DPR RI harus mendengar aspirasi tersebut," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved