Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

EFEK Kalung Antivirus Corona Klaim Mentan, Ahli Biologi Beber Fakta Ilmiah, Muhadjir Ingatkan ini

Kalung yang diklaim sebagai antivirus Corona ini mengandung eucalyptus, kandungan minyak atsiri dari daun kayu putih.

istimewa
Minyak kayu putih yang dapat menangkap virus. Menteri Pertanian berencana memproduksi kalung dari minyak kayu putih sebagai penangkal virus corona. 

SURYA.co.id I JAKARTA - Kalung antivirus corona yang dipromosikan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menuai beragam reaksi.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo  menjelaskan perihal kalung antivirus corona itu di sela-sela jumpa pers setelah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (3/7/2020), di Kantor Kementerian PUPR.

Kalung yang diklaim sebagai antivirus Corona ini mengandung eucalyptus, kandungan minyak atsiri dari daun kayu putih.

Yasin Limpo bahkan berencana akan memproduksi massal kalung dan minyak antivirus corona pada Agustus 2020.

Kalung dan minyak antivirus corona tersebut didapatkan dari hasil penelitian Balai Peneilitan dan Pengembangan Kementerian Pertanian dari tanaman kayu putih.

"Ini antivirus corona, dari hasil penelitian dari litbang Kementerian Pertanian. Berasal dari pohon kayu putih. Dari 700 jenis pohon kayu putih satu yang bisa mematikan virus corona. Ini hasil laboratorium kita, dan bulan depan akan kami produksi," kata Syahrul saat ditanya wartawan apa manfaat kalung yang baru-baru ini ia kenakan, dikutip dari Kontan.

Syahrul kemudian menjelaskan, antivirus yang ia klaim mampu membunuh virus corona ini sudah dilakukan uji coba.

"Kalau kontak selama 15 menit bisa membunuh 42 persen dari virus corona (yang terpapar ke tubuh), kalau setengah jam bisa 80 persen virus corona mati," katanya.

Berikut beragam reaksi mengenai kalung antivirus corona

1. Pakar biologi ingatkan hal ini

Kementan akan memproduksi kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim mampu membunuh virus.
Kementan akan memproduksi kalung dari tanaman eucalyptus yang diklaim mampu membunuh virus. (DOK. Humas Kementerian Pertanian)
Halaman
1234
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved