Breaking News:

Berita Malang Raya

Beralasan untuk Tingkatkan Nafsu Makan, Pedagang Sayur di Malang Nekat Tanam Ganja

Beralasan demi menambah hasrat nafsu makan, pedagang sayur di Pasar Gadang, Malang, nekat menanam ganja di rumahnya.

SURYA.CO.ID/Erwin Wicaksono
Tersangka pemilik ganja, Jarot Sucipto warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang saat berada di Polres Malang, (kiri). Barang bukti tanaman ganja yang diamankan polisi, (kanan). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Beralasan demi menambah hasrat nafsu makan, Jarot Sucipto nekat menanam ganja di rumahnya.

Pria berusia 37 tahun itu lebih suka menanam sendiri daripada membeli dari kurir narkoba.

"Kalau sudah panen saya konsumsi sendiri, ini saya lakukan untuk menambah nafsu makan. Sering gak nafsu makan saya," ujar Jarot saat dipaparkan dalam rilis di Polres Malang, Senin (6/7/2020).

Jarot yang bekerja sebagai pedagang sayur di Pasar Gadang ini bercerita, ia mendapatkan bibit pohon ganja dari temannya warga Muharto, Kota Malang.

"Saya dapat ganja dari teman. Kini dia meninggal," ujar warga domisili Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang itu.

Setelah mendapat bibit ganja, Jarot mengaku tidak tahu cara menanam bibit ganja hingga bisa dipanen. Sehingga bapak dua anak itu mencari tahu lewat internet.

"Saya cari tau caranya lewat Google," kata Jarot.

Jarot sebenarnya sudah mengkonsumsi ganja sejak 5 tahun silam. Karena kondisi ekonomi, Jarot memutuskan untuk tidak membeli ganja dari temannya.

"Kemudian saya berpikir agar lebih baik tanam sendiri, kalau beli kan mahal," ujar Jarot.

Menanam ganja menurutnya gampang-gampang susah. Dari 30 bibit yang ia beli, hanya 17 bibit ganja yang berhasil hidup.

"Saya menanam ini usia bibit ganjanya baru setengah bulan. Ganja itu baru bisa dinikmati pada usia enam bulan. Gak butuh banyak air," ungkap Jarot.

Akibat perbuatannya, Jarot ditangkap Satresnarkoba Polres Malang pada 27 Juni 2020. Kini ia mendekam di balik jeruji besi tahanan Polres Malang.

"Sekarang ternyata saya ditangkap," katanya tertunduk lesu.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved