Breaking News:

Berita Surabaya

Video 2 Maling Motor Gasak Vario di Toko Swalayan Manukan, Cuma 12 Detik Bobol Kunci Lalu Kabur

Aksi pencurian motor terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) kembali terjadi di kawasan Manukan Kulon, Tandes, Surabaya

istimewa/dok pribadi
Tangkapan layar CCTV aksi maling motor di sebuah toko swalayan yang berlokasi di Japan Manukan Tama, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya, Minggu (5/7/2020) dini hari 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi pencurian motor terekam kamera Closed Circuit Television (CCTV) kembali terjadi di kawasan Manukan Kulon, Tandes, Surabaya, Minggu (5/7/2020) dini hari. Kali ini terjadi di sebuah toko swalayan yang berlokasi di Japan Manukan Tama, Manukan Kulon, Tandes, Surabaya.

Motor yang raib adalah Honda Vario bernopol S-2972-NAL milik Bahtiar Lutfi (26) warga Tandes, Surabaya. Kepada Tribunjatim.com, Bahtiar mengungkapkan bahwa pelakunya berjumlah dua orang secara berkomplot.

Berdasarkan video CCTV berdurasi 25 detik yang diterima Tribunjatim.com, satu orang berperawakan tubuh besar tampak mengenakan pakaian serba gelap, bertindak sebagai eksekutor pencurian.

Bila dihitung-hitung, si eksekutor itu hanya membutuhkan waktu kurang dari 12 detik untuk membobol perangkat pengaman kunci, lalu membawa kabur motor.

Sedangkan satu orang pelaku lainnya, tampak samar di kejauhan, duduk di atas motor jenis matik warna putih, bertindak sebagai joki motor sarana aksi, sekaligus memantau situasi.

"Iya benar (2 orang pelaku)," ujarnya saat dikonfirmasi Tribunjatim.com, Minggu (5/7/2020).

Ceritanya, ungkap Bahtiar, pencurian itu terjadi sekira pukul 02.44 WIB.

Saat itu, dirinya memang sedang berbelanja di toko swalayan itu.

Tak lama kemudian, saat dirinya hendak kembali, ternyata motornya yang diparkir dalam di belakang dua motor lain di halaman parkir itu, raib.

Setelah memeriksa rekaman CCTV, ternyata dugaannya tak keliru.

Motor kesayangannya itu digondol dua orang bandit.

"Iya motor saya pakai sendiri. Subuh sekitar 02.50 WIB, sudah tidak ada, 02.44 WIB aksinya di CCTV-nya," jelasnya.

Bahtiar mengaku sudah melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Mapolsek Tandes, dan ia berharap pelaku lekas dibekuk aparat berwajib.

"Sudah di Polsek Tandes," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved