Breaking News:

Berita Surabaya

Kejari Surabaya Terima SPDP Kasus 3 Oknum Polisi yang Diduga Pakai Sabu

Kejari Surabaya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus oknum polisi yang diduga miliki sabu

Syamsul Arifin/TribunJatim.com
Kejari Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kejari Surabaya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus oknum polisi yang diduga miliki sabu. SPDP itu sebelumnya diserahkan langsung oleh penyidik Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.

Kasi Pidum Kejari Surabaya, Fariman Isandi Siregar menjelaskan, penyerahan SPDP tersebut sudah sejak seminggu lalu. 

"Iya seminggu lalu SPDP nya saja. Kalau berkasnya belum saya cek, sudah dikirim atau belum," ujarnya, Minggu, (5/7/2020). 

Diketahui sebelumnya, ada tiga oknum polisi yang diduga miliki sabu.

Mereka berinisial Bripka AG, Bripka LF, dan Brigadir FS itu dipergoki Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sedang asyik nyabu di kamar hotel kawasan Mulyorejo, Surabaya. 

Selain itu ketiganya juga terbukti melakukan pemerasan terhadap seorang pengedar sabu, kemudian menggunakan sabu hasil sitaan itu untuk pesta.

Mereka saat itu ditangkap petugas di tempat yang berbeda.  

Saat dipastikan kembali kapan berkas ketiganya mulai diserahkan ke Kejari Surabaya, Fariman masih belum bisa memastikannya.

“Nah itu masih belum pasti, kapan berkasnya diserahkan ke kami,” jelasnya. 

Di berita sebelumnya, Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo mengungkapkan, proses hukum pidana ketiga oknum polisi ini masih terus berjalan.

Karena para oknum polisi ini juga terbukti melanggar kode etik kepolisian. 

“Tidak ada toleransi untuk anggota yang terbukti menggunakan narkoba,” tegasnya. 

Penulis: Samsul Arifin
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved