Breaking News:

Travel

Sehari di Serambi Mekah: Kapal Berbobot 2,600 Ton Terdampar 5 Km ke Permukiman Warga saat Tsunami

Aceh beribu kota di Banda Aceh. Banda Aceh merupakan kota pesisir cantik yang berhadapan dengan Samudra Hindia.

foto: dok pribadi
Asanka Sitara Luthfi dan keluarga berfoto berlatar pesawat. 

 SURYA.co.id | Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), biasa dikenal dengan nama “Serambi Mekah”.

Dijuluki Serambi Mekah karena Aceh menjadi pintu masuk penyebaran agama Islam di Kawasan timur Indonesia serta masyarakatnya menerapkan syariat Islam seperti di Kota Mekah, Arab Saudi.

Aceh beribu kota di Banda Aceh. Banda Aceh merupakan kota pesisir cantik yang berhadapan dengan Samudra Hindia.

Pada Oktober 2019, penulis berkesempatan berkeliling Banda Aceh naik bentor (becak bermotor).

Kami berhenti di tiga tempat yang sangat menarik, yaitu: PLTD Apung, Lapangan Blang Padang, dan Masjid Raya Baiturrahman.

 PLTD Apung, Terdampar di Pemukiman               

PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) Apung merupakan kapal yang sangat terkenal di Aceh karena kapal ini terdampar 5 km dari Pantai Ulee Lheue ke pemukiman Gampong Punge saat peristiwa tsunami pada tanggal 26 Desember 2004 silam.

Padahal, kapal ini sangat berat.  Bobotnya mencapai 2,600 ton dengan panjang 63 meter, tinggi 4.3 meter dan luasnya 1,900 meter persegi. Dahsyat sekali kekuatan tsunaminya ya?

Sayang sekali, penulis tidak sempat masuk ke dalam kapal karena kami tiba di sana saat menjelang adzan Zuhur.

Setiap objek wisata di Serambi Mekah selalu tutup saat adzan Zuhur. Walaupun demikian, pengunjung masih bisa melihat sisa-sisa puing dari reruntuhan beberapa rumah yang tertimpa kapal.

Halaman
123
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved