Breaking News:

Citizen Reporter

Kisah Mahasiswa Indonesia Rayakan Idul Fitri di Yaman: Lockdown 24 Jam, Salat Ied di Musala Asrama

Walaupun masih dalam keadaan pandemi dan suasana lockdown, mereka tetap semangat menggemakan takbir di musala asrama mahasiswa Indonesia.

foto: dok pribadi
Syifa Ulhaq, mahasiswa Universitas Al-Ahgaff, Mukalla, Hadhramaut, Yaman. 

SURYA.co.id | Makna Idulfitri yang tahun ini jatuh pada 24 Mei menjadi saat istimewa. Idulfitri yang biasanya disambut dan dirayakan dengan meriah, kali ini berbeda.

Suara takbir tentu masih terdengar di masjid-masjid. Yang berbeda, tidak ada lagi kerumunan orang yang bersalaman, saling berkunjung berombongan ke rumah-rumah tetangga dan kerabat.

Semua dilakukan dari jauh. Meski demikian, suasana hangat tetap terasa.

Itu tidak jauh berbeda dengan masyarakat Yaman, khususnya mahasiswa Indonesia yang sedang menimba ilmu di Universitas Al-Ahgaff, universitas yang berpusat di kota Mukalla, ibu kota provinsi Hadhramaut, Yaman.

Walaupun masih dalam keadaan pandemi dan suasana lockdown, mereka tetap semangat menggemakan takbir di musala asrama mahasiswa Indonesia.

Itu sebagai bentuk rasa senang mereka dalam menyambut hari kemenangan dan kebesaran umat Islam. Suara takbiran menggema menghangatkan suasana.

Berbeda dengan tahun sebelumnya mahasiswa Indonesia ikut berpartisipasi bersama masyarakat Yaman dalam mengumandangkan takbir. Itu karena di Yaman diterapkan lockdown 24 jam.

Para mahasiswa Indonesia terpaksa melaksanakan salat Id di musala asrama.

Habib Bahaqil yang menjadi khatib adalah salah satu mahasiswa Al-Ahgaff.

Dalam pidatonya dia menyampaikan untuk selalu bersyukur.

Halaman
12
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved