Breaking News:

SBMPTN 2020

Hasil Rapid Test Reaktif, Peserta UTBK di Surabaya Dialihkan ke Gelombang Selanjutnya

Ketua PPMB Unair menjelaskan bagi peserta yang hasil rapidnya reaktif, secara otomatis tidak bisa mengikuti ujian.

surya.co.id/sulvi sofiana
Achmad Solihin, Ketua PPMB Unair menunjukkan lokasi ujian di Kampus C Unair, Jumat (2/7/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Persyaratan menunjukkan hasil rapid test non reaktif ataupun swab test negatif wajib dipenuhi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya.

Meskipun ketentuan ini tidak tertuang dalam aturan yang dibuat Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), namun pusat UTBK di Surabaya harus mengikuti aturan yang tertuang dalam surat edaran Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Yaitu peserta UTBK SBMPTN di Surabaya wajib menunjukkan bukti uji rapid test dengan hasil nonreaktif atau swab test dengan hasil negatif selambat-lambatnya 14 hari sebelum mengikuti ujian kepada panitia.

Achmad Solihin, Ketua PPMB Unair menjelaskan bagi peserta yang hasil rapidnya reaktif, secara otomatis tidak bisa mengikuti ujian.

Namun peserta bisa mengikuti ujian kembali setelah bisa menunjukkan hasil rapid test non reaktifnya.

“Kalau di gelombang pertama pada 5 hingga 14 Juli tidak bisa mengikuti, bisa ikut di gelombang kedua pada 20 hingga 29 Juli. Tapi, kalau di dua gelombang itu tetap tidak bisa mengikuti karena masalah itu, panitia memperpanjangnya pada 1 hingga 3 Agustus," jelas Solihin.

Jika hingga perpanjangan ketiga kondisi peserta UTBK masih menunjukkan hasil rapid test reaktif, maka secara otomatis peserta gagal memgikuti UTBK.

Solihin menegaskan upaya pusat UTBK mematuhi protokol kesehatan telah dimaksimalkan di berbagai titik pelaksanaan UTBK.

Chrismawan Ardianto, Tim Pelaksana UTBK Unair mengatakan seluruh proses persiapan telah selesai dilakukan.

Unair juga tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 seperti yang sudah ditetapkan dalam rekomendasi LTMPT.

"Dalam satu hari Unair terdapat dua gelombang tes, dengan kapasitas masing masing sebanyak 1.175 peserta,"paparnya.

"Persiapan sudah hampir 100 persen dilakukan, tinggal pemasangan wastafel di beberapa titik. Semua protab kami sesuaikan dengan rekomendasi dari LTMPT," ujar Chrismawan.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved