Breaking News:

Berita Surabaya

Begini Nantinya Suasana Pernikahan Era New Normal di Surabaya

Simulasi pernikahan ini menerapkan protokol pencegahan covid-19 yang mengutamakan kesehatan dan keamanan bersama

SURYA.CO.ID/Christine Ayu Nurchayanti
PERNIKAHAN ERA NEW NORMAL - Dengan iringan musik didepan undangan, dua mempelai diiringi orang tua berjalan menuju panggung utama "Pernikahan Tatanan Normal Baru" di Dyandra Convention Center Surabaya (DCCS), Sabtu (4/7/2020). Simulasi pernikahan yang diprakarsai Aspendi Jatim & DCCS serta didukung Celtic Creative, Malik Entertainment dan Ruang Photowork ini secara lengkap menampilkan prosedur prosesi hingga penggunaan 'barcode' untuk tamu undangan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Alunan musik mengiringi langkah Robi dan Silvia, sepasang pengantin yang memasuki Dyandra Convention Center yang sudah disulap menjadi venue pernikahan, Sabtu (4/7/2020).

Saat memasuki ruangan, mereka sudah disambut dengan para tamu yang duduk melingkar di kursi-kursi yang telah disediakan.

Tapi, ada yang berbeda dari resepsi kali ini. Semua orang di ruangan mengenakan masker. Tempat duduk dibuat berjarak sekitar 1,5 meter. Tidak terlihat lagi penyajian makanan secara prasmanan.

Robi dan Silvia bukan pengantin sesungguhnya. Resepsi yang digelar pun bukan resepsi sebenarnya.

Mereka sedang melangsungkan simulasi pernikahan era normal baru. Gelaran ini diinisiasi oleh Asosiasi Pengusaha Jasa Dekorasi Indonesia (Aspedi) Jawa Timur & Dyandra Convention Centre Surabaya, serta didukung oleh Celtic Creative, Malik Entertainment & Ruang Photoworks.

"Gelaran ini ingin menunjukkan bahwa kami sebagai pemain industri pernikahan sudah siap menggelar acara pernikahan sesuai dengan protokol yang sudah disusun atau diatur," ungkap Ketua Aspedi DPW Jatim, Sumitro.

Simulasi pernikahan ini menerapkan protokol pencegahan covid-19 yang mengutamakan kesehatan dan keamanan bersama. Di antaranya menyediakan hand sanitizer dan westafel untuk mencuci tangan.

Sebelum masuk, tamu undangan juga dicek suhu terlebih dahulu. Penerapan physical distancing diberlakukan mulai dari pintu masuk sampai berlangsungnya acara.

Para tamu diberi undangan secara digital untuk kemudian di-scan. Selain untuk masuk, undangan ini juga untuk mengambil suvenir.

SOP yang berbeda juga diterapkan pada tata letak dan dekorasi, prosesi kirab pengantin, pemberian ucapan selamat kepada mempelai, tatanan hidangan dan sajian, hiburan hingga pengambilan kenang-kenangan.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved