Breaking News:

Tata Cara Shalat Tahajud dan Doa Nabi Muhammad SAW Saat Bangun di Malam hari

Berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT bisa dilakukan kapan saja. Salah satunya ketika terbangun di tengah malam.

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Ilustrasi - Tata Cara Shalat Tahajud dan Doa Nabi Muhammad SAW Saat Bangun di Malam hari 

SURYA.CO.ID - Seringkali terbangun di malam hari? Berikut tuntunan doa Nabi Muhammad SAW ketika terbangun di malam hari.

Berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT adalah keharusan bagi umat Muslim. Ini berkaitan dengan Rukun Iman yang pertama.

Berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT bisa dilakukan kapan saja. Salah satunya ketika terbangun di tengah malam hari.

Doa apa yang dipanjatkan tersebut? Menurut hadist sahih, Rasulullah Muhammad SAW pernah berdoa ketika bangun di tengah malam, lantas membaca doa sebelum melaksanakan shalat malam atau qiyamul lail.

Dilengkapi tata cara dan niat shalat Tahajud di akhir artikel.

Berikut doa nabi dalam keterangan sebuah Hadist Bukhari selengkapnya.

Doa saat Terbangun Malam

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a., bahwasanya Rasulullah SAW ketika bangun akan memulai salat di tengah malam beliau mengucapkan (yang artinya): "Ya Allah! Segala puji hanya bagi-MU, Engkau lah Penerang langit dan bumi, segala puji hanya bagi-Mu, Engkaulah penegak langit dan bumi, segala puji hanya bagi-MU, Engkau lah Tuhan langit dan bumi seisinya, Engkaulah yang Maha Benar, janji-Mu pasti benar, firman-Mu pasti benar, pertemuan dengan-Mu (kematian) pasti terjadi, surga pasti benar-benar ada, Nereka benar-benar ada dan hari kiamat pasti terjadi. Ya Allah aku! tunduk hanya kepada-Mu, aku beriman kepadaMu, aku berserah diri hanya kepada-Mu, aku kembali kepadaMu, aku berharap hanya kepadaMu, maka ampunilah dosaku yang telah berlalu dan yang akan datang, dosa yang aku samarkan dan yang aku jelaskan, Engkaulah Tuhanku tiada Tuhan selain Engkau."

Diriwayatkan oleh Al Bukhari, hadist nomor 7499, dikutip dari buku Ringkasan Hadist Sahih Muslim, disusun oleh Imam Al Mundziri, penerbit Pustaka Imani Jakarta (hal 218).

Setelah berdoa, bisa segera mencontoh nabi melaksanakan Shalat Tahajud.

Halaman
123
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved