Breaking News:

Berita Tuban

Polisi Tetapkan Tersangka Pengurus Kelenteng di Tuban terkait Dokumen Kependudukan

Bambang Djoko Santoso dalam sebuah kesempatan. Polisi menetapkan Bambang sebagai tersangka terkait dokumen kependudukan, Kamis (2/7/2020).

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
foto:dokumentasi suray.co.id
Bambang Djoko Santoso dalam sebuah kesempatan. Polisi menetapkan Bambang sebagai tersangka terkait dokumen kependudukan, Kamis (2/7/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - Pengurus demisioner sebuah tempat ibadah di Tuban, Bambang Djoko Santoso, ditetapkan tersangka terkait dokumen kependudukan.

Penetapan tersangka pria juga pengurus bidang pemuda dan olahraga di tempat ibadah tersebut dilakukan setelah polisi menemukan sejumlah unsur.

Data  dihimpun Surya.co.id, Bambang dilaporkan Gondo Rahono pada April 2017, karena sengaja mendaftar untuk memiliki KK atau KTP ganda.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri mengatakan, dari hasil pendalaman penyidikan, penyidik sepakat untuk menaikkan status Bambang Djoko Santoso dari saksi menjadi tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan karena unsur-unsurnya sudah terpenuhi semua.

"Iya sudah ditetapkan tersangka, sebelumnya saksi, kini statusnya naik," ujar Yoan saat dikonfirmasi pada Kamis (2/7/2020).

Perwira berpangkat tiga balok di pundak itu menjelaskan, Bambang dijerat Pasal 97 Jo Pasal 62 Ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Setiap penduduk yang dengan sengaja mendaftarkan diri sebagai kepala keluarga atau anggota keluarga lebih dari satu Kartu Keluarga maka diancam pidana 2 tahun.

"Ancaman hukuman dua tahun, sudah memenuhi unsur. Kita yang menetapkan tersangka," pungkasnya.

Sesuai surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP), bahwa Satreskim Polres Tuban telah melaksanakan gelar perkara pada hari Senin tanggal 29 Juni 2020 dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Hendri.

Hasilnya menetapkan status Bambang Joko Santoso dari saksi menjadi tersangka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved