Breaking News:

Berita BUMN

PLN Group Sinergi, Bersama Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya Bertekad Melistriki 100 Persen 2021

PLN Grup Jatim berturut-turut gelar audiensi dengan Kodam V/Brawijaya dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

foto:PLN UID
Sinergi PLN Group Jatim dengan menggelar pertemuan bersama Pangdam V Brawijaya dan Gubernur Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PLN Grup Jatim berturut-turut gelar audiensi dengan Kodam V/Brawijaya dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Dalam kesempatan tersebut jajadran PLN Group disambut hangat Panglima Kodam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah dan Gubernur Khofifah.

PLN menyertakan sejumlah pejabat yakni General Manager PLN UID Jawa Timur, Nyoman S Astawa, Direktur Utama PJB, Iwan Agung Firstantara, General Manager PLN UIP JBTB I & UIP JBTB II, Djarot Hutabri, General Manager UIT JBTB, Suroso, Direktur Operasi 2 PJB, Miftahul Jannah, dan Senior Audit Executive Jawa Bagian Timur, Flodesa Anggarijanto.

Beberapa hal dipaparkan dalam audiensi tersebut. PLN meminta dukungan terkait keandalan utamanya menjaga jarak aman dengan jaringan listrik dari layang-layang dan balon udara.

"Saat ini banyak kami jumpai layang-layang dan balon udara yang mengganggu jaringan listrik sehingga menyebabkan padam seperti kejadian di Ponorogo 14 Juni lalu, listrik Tegangan Menengah 20.000 Volt tertimpa balon udara dan berdampak pada 21.669 pelanggan,” ungkap Nyoman.

Nyoman juga memohon dukungan seluruh elemen di Kodam V/Brawijaya untuk menyukseskan elektrifikasi (melistriki) 100 persen pada 2021.

Untuk daerah-daerah isolated akan menggunakan PLTS yang dikelola oleh PLN.

Menanggapi dengan positif, Mayjen TNI Widodo menyatakan kesiapan seluruh elemennya untuk menjaga kenyamanan dan keamanan obvitnas.

“Disisi lain kami pun berharap, selama masa pandemi ini pelayanan PLN agar tetap berjalan optimal dan terus konsisten mengutamakan keamanan protokol Covid-19," ungkapnya.

Pihaknya minta PLN berperan dalam membendung Covid-19 dengan meningkatkan kesadaran masyarakat melalui beragam programnya.

Hal senada disampaikan  Gubernur Khofifah yang berharap agar PLTS untuk kepulauan di Sumenep bisa diselesaikan segera.

Lebih lanjut, ia berharap agar PLN tetap dapat berbagi manfaat melalui kegiatan CSR-nya, terutama untuk bantuan pasang baru listrik gratis bagi warga tidak mampu.

“Kami berharap dengan bantuan program listrik gratis PLN dapat menjangkau daerah-daerah tertinggal, tentunya PLN dan kami harus menyamakan pemetaan daerah tersebut berdasar azas keadilan dan pemerataan, bahwa setiap warga Jawa Timur semua berhak mendapat akses listrik,” ungkap Khofifah.

Menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Timur tersebut, Nyoman akan segera menggelar rapat virtual untuk percepatan elektrifikasi dan program-program lainnya.

Di akhir acara, Nyoman pun berharap sinergi yang terjalin berjalan harmonis dan selaras dengan program Pemprov Jatim.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved