Breaking News:

Berita Lamongan

Petani Lamongan Gagal Panen Gara-gara Hewan Pengerat Ini Serang Tanaman Padi

Hama pengerat ini tidak memakan batang padi, namun memotong batang padi dan ditinggalkan begitu saja.

surya.co.id/hanif manshuri
Petani di Kabupaten Lamongan terpaksa memotong tanaman padinya akibat serangan hama tikus, Kamis (2/7/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Ratusan hektare tanaman padi di Kabupaten Lamongan rusak parah dan gagal panen akibat serangan hama tikus.

Hama pengerat ini tidak memakan batang padi, namun memotong batang padi dan ditinggalkan begitu saja.

Hal ini menyebabkan petani di wilayah selatan gagal panen dan mengalami kerugian yang cukup besar.

Musim tanam padi kedua di Lamongan tahun ini para petani di Desa Puter Kecamatan Kembangbau, Desa Bakalanpule Kecamatan Tikung mengalami gagal panen akibat serangan hama tikus.

"Hama tikus yang menyerang padi ini merusak seluruh tanaman padi sejak 3 bulan terakhir," kata salah seorang petani, Sarji warga Dusun Tempuran Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu, Kamis (2/7/2020).

Tanaman padi milmiknya terpaksa harus dipotong karena hama tikus dan dimanfaatkan untuk pakan sapi.

"Tikusnya tidak makan, tapi merusak dengan mengerat pohonnya utau ulirnya sampai roboh, " gerutu Sarji.

Menurut Sarji, serangan hama tikus ini terjadi ketika petani baru masuk musim tanam.

Tikus menyerang batang padi sehingga tumbuh tidak sempurna dan tidak bisa berbuah.

"Tanaman padi yang sebetulnya siap panen ini rusak akibat diserang hama tikus sejak mulai musim tanam hingga 3 bulan terakhir ketika kami mau panen," ungkap Sarji.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved