Breaking News:

Pilkada Sidoarjo

Seleksi Calon Wakilnya di Pilkada Sidoarjo, BHS Dekati Kaum Nahdliyin

Bakal Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo mulai mencari sosok wakil pendampingnya di Pilkada Sidoarjo. Dia berharap bisa menggandeng Nahdliyin

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Bacabup Sidoarjo, Bambang Haryo saat menyerahkan bantuan ke PCNU Sidoarjo, Kamis (25/6/2020) 

SURYA.co.id, SURABAYA -  Bakal Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono mulai menyeleksi Bakal Calon Wakil Bupati yang akan mendampinginya. Pria yang akrab disapa BHS ini menargetkan dapat menggandeng kader Nahdliyin.

Menurut BHS, ada dua kriteria calon yang akan mendampinginya. Pertama, elektabilitas calon yang harus bisa menunjang potensi keterpilihannya.

"Untuk wakil, tetap memilih yang terbaik. Tentu, harus sesuai dengan keinginan masyarakat dengan ditunjukkan melalui potensi elektabilitas," kata BHS ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Untuk menarik basis pemilih di Sidoarjo, maka BHS akan menargetkan figur Nahdlatul Ulama. Mengingat, Sidoarjo merupakan daerah yang didominasi Nahdliyin.

"Elektabilitas atau keinginan masyarakat memilih di Sidoarjo ditentukan juga karena figur Nahdliyin. Sebab, 86 persen masyarakat Sidoarjo adalah Nahdliyin," kata mantan Anggota DPR RI ini.

Kriteria kedua, harus mempunyai kompetensi dan dedikasi yang baik sebagai pemimpin. "Harus memiliki kinerja yang produktif sebagai pemimpin," jelasnya.

Dari sejumlah partai yang dekat dengannya, beberapa di antaranya juga sudah mengusulkan nama calon. "Sebab, semua partai menegaskan bahwa wakil yang menentukan adalah kami," terangnya.

Termasuk juga Gerindra sebagai partai yang menaunginya telah menyerahkan pemilihan figur wakil kepadanya. "Kami sudah berbicara dengan fungsionaris partai, prinsipnya juga diserahkan kepada kami," katanya.

Sejumlah manuver politik juga dilakukan BHS dalam menarik figur Nahdliyin. Di antaranya, dengan menarik Partai Persatuan Pembangunan sebagai partai berbasis Nahdliyin kedalam koalisi partai pengusungnya.

Total, BHS menyebut sudah ada lima partai yang berpeluang mengusungnya dengan total jumlah kursi mencapai 18 kursi. Rinciannya, Gerindra (7 kursi), Golkar (4 kursi),  PKS (4 kursi), Demokrat (2 kursi), dan PPP (1 kursi).

Selain manuver politik, BHS juga mulai mendekati kantong pemilih Nahdliyin. Di antaranya, dengan menggelar pertemuan bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, Kamis (25/6/2020) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, BHS juga mendukung pembangunan dua monumen milik NU. Yakni, Pembangunan Masjid KH Hasyim Asyari di Lingkar Timur Sidoarjo dan pembangunan kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida).  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved