Breaking News:

Lifestyle

Ingin Kebebasan Finansial, Milenial Kota Kediri Bisnis Brownies Njibrat

Kue brownies Njibrat yang dipanggang dengan arang salah satu usaha sukses kaum milenial Kota Kediri.

surya.co.id/didik mashudi
Kue brownies Njibrat yang dipanggang dengan arang salah satu usaha sukses kaum milenial Kota Kediri. 

SURYA.co.id | KEDIRI - Bagi kaum milenial, kue brownies merupakan makanan kekinian yang kerap hadir dalam pertemuan dan kongkow-kongkow menemani acara ngopi.

Peluang itu dimanfaatkan oleh Agung Dewata (27) yang mulai merintis usaha kue brownies sejak awal Februari 2020. Bisnis kue brownies lumer bakar arang dengan merek dagang Njibrat.

“Karena ingin kebebasan finansial, makanya memulai usaha sendiri. Selain itu ingin menunjukkan bahwa milenial juga bisa menciptakan lapangan kerja,” kata Agung Dewata, Rabu (1/7/2020).

Agung kemudian memikirkan spesifikasi produk agar “Njibrat” berbeda dengan kue brownies yang sudah ada.

Berdasarkan riset dan mencicipi brownies di berbagai produsen, akhirnya Agung menemukan hal yang bisa diterapkan di merek usahanya.

“Brownies Njibrat dibakar menggunakan arang dan ada lelehan cokelat di dalamnya. Cokelatnya cokelat premium dari Belanda,” kata Agung.

Pembakaran menggunakan arang ini memberikan aroma khas pada brownies sehingga lebih lezat.

Nama Njibrat diambil dari bahasa Jawa yang artinya meluber kemana-mana.

“Harapan kami brownies Njibrat juga bisa punya cabang dimana-mana, dipertegas dengan sensasi dari browniesnya njibrat cokelat di dalamnya,” ungkap Agung.

Usaha Agung berkembang pesat. Dalam sehari, omzetnya bisa mencapai Rp 4.500.000. Kapasitas produksi 500 buah brownies per hari dengan harga jual Rp 9.000 per buah.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved