Breaking News:

Berita Madiun

Baru Dilaunching, Aplikasi Covid-19 yang Dibuat Polres Madiun Sudah Gangguan

Polres Madiun meluncurkan aplikasi bernama MaS MaS. Sayangnya, belum lama setelah dilaunching, aplikasi mengalami gangguan teknis

surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Kapolres Madiun, Eddwi Kurniyanto, meluncurkan aplikasi Mas Mas 

SURYA.co.id|MADIUN - Polres Madiun meluncurkan aplikasi bernama MaS MaS yang merupakan akronim dari Madiun Sehat Madiun Sejahtera, di ruang Madiun Command Center (MCC) Polres Madiun, Rabu (1/6/2020) pagi.

"Dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74, kami sekaligus meluncurkan inovasi berbasis IT aplikasi yang namanya saya namakan MaS MaS, saya terinspirasi karena kita lagi menghadapi Covid-19," kata Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto, kepada wartawan.

Eddwi mengklaim, aplikasi android ini dapat digunkan untuk mengetahui perekembangan data pasien ODP, PDP dan pasien yang terkonfirmasi positif, serta penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Madiun.

"MaS Mas ini untuk mengetahui perkembangan Covid-19, berapa banyak pasien ODP, PDP, maupun pasien yang terkonfirmasi positif itu diketahui di aplikasi Mas Mas, keberadaan kita diketahui, apakah berdekatan dengan daerah Zona Merah atau berdekatan dengan pasien yang terkonfirmasi positif atau yang dalam isolasi," katanya.

Bahkan, Eddwi menggatakan pengguna aplikasi ini dapat terhubung dengan pasien dan berkomunikasi melalui video conference atau vicon dengan pasien Covid-19.

"Selain itu, aplikasi Mas Mas ini bisa menghubungkan langsung dengan Video Converence atau vicon dengan para PDP atau yang terkonfirmasi positif sehingga kita bisa mewawancarai dan mengetahui langsung, sampai di mana perkembangan penyembuhannya, sudah berapa hari, apa saja yang dilakukan di situ perawatannya bagaimana," katanya.

Harapannya, aplikasi gratis yang dapat diunduh di playstore ini dapat bermanfaat bagi anggota kepolisian dan warga dalam hal pencegahan Covid-19 di Kabupaten Madiun.

Dia menambahkan, aplikasi ini hanya dapat digunakan bagi warga yang berada di wilayah hukum Polres Madiun. Selain itu, aplikasi ini juga bisa dipergunakan untuk memonitor kegiatan Bhabinkamtibmas.

Setiap kegiatan Bhabinkamtibmas dapat termonitor di MCC Polres Madiun setiap hari. Mulai dari kegiatan penyuluhan, sosialisasi maupun sambang warga.

"Semua harus dilaporkan dan tidak bisa dibohongi, karena akan terupdate terus semua bentuk kegiatan Bhabinkamtibmas tersebut," pungkasnya.

Dalam aplikasi ini, juga dilengkapi dengan tombol khusus yang bisa dipakai warga untuk melaporkan apabila menemui sebuah kejadian atau peristiwa. "Warga bisa mencet tombol khsusus, kalau ada kejadian dia melaporkan di mana, dan datanya real," imbuhnya.

Namun sayang, saat reporter surya mencoba aplikasi tersebut, tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Uji coba aplikasi ini sudah dilakukan beberapa kali, mulai sekitar pukul 14.00 WIB hingga sekitar pukul 19.00 WIB.

Setelah mencoba melakukan registrasi berulang kali sesuai dengan petunjuk dan form yang ada di aplikasi, namun gagal.

Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto, ketika dikonfirmasi mengatakan aplikasi yang baru saja diluncurkan tersebut masih dalam perbaikan.

"Oke tunggu, biasa masih gangguan dan operator nanti jelaskan," katanya. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved