Berita Surabaya

Tak Terima Dipecat, Zainul Arifin Acungkan Parang di Rumah Eks Bosnya di Simorejo Timur Surabaya

Aksi nekat seorang pemuda mengacungkan parang dilatarbelakangi sakit hati usai dipecat bosnya berujung bui.

SURYA/Firman Rachmanudin
Tersangka dan Barang Bukti saat di Mapolsek Sukomanunggal Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi nekat seorang pemuda mengacungkan parang dilatarbelakangi sakit hati usai dipecat bosnya berujung bui.

Pemuda bernama Zainul Arifin (24) asal Sampang Madura yang kos di TambakWedi Surabaya itu nekat mendatangi rumah France Franklyn (49) warga Simorejo Timur Surabaya sambil menyelipkan sebilah parang dibalik bajunya.

Dengan nada marah,Zainul kemudian mencari dan memanggil nama korban.

"Saat itu ditemui sama anaknya. Dikira urusan pekerjaan.

Diberitahu sama anaknya kalau bapaknya ada di belakang.

Tersangka ini masuk dan langsung mengambil parang yang diselipkan di pakaian," kata Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Hadi Ismanto, Selasa (30/6/2020).

Sambil menodongkan parang, tersangka mengancam akan membunuh korban karena sudah memecatnya dari pekerjaan.

Aksi itu tak berlangsung lama. Korban yang ketakutan berlari ke arah belakang rumah dan berteriak maling.

Sontak teriakan itu didengar warga dan berbondong ke arah rumah korban.

"Tersangka ini panik dan keluar rumah. Dikejar sama menantu korban.

Warga juga ikut mengejar. Parangnya dibuang ke genteng rumah warga, dia berusaha lari namun tertangkap warga," tambahnya.

Usai tertangkap, warga kemudian menyerahkan Zainul ke polisi.

Disana, Zainul diinterogasi dan mengaku nekat mengancam korban karena sakit hati.

"Saya dipecat tanpa sebab. Saya ngontrak di Tambak Wedi gak bisa bayar. Saya cuma niat ngancam biar saya dipekerjakan kembali,"akunya.

Akibat perbuatannya itu menjeratkan pasal pengancaman, pasal 335 KUHP dan pasal 2(1) UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 kepemilikan senjata tajam

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved