Berita Jember

Okupansi Rendah, KA Ranggajati Berhenti Beroperasi Lagi

selama beroperasi kembali sejak 12 Juni lalu, okupansi penumpang KA Ranggajati rendah. Hal tersebut membuat PT KAI menghentikan lagi operasionalnya

surabaya.tribunnews.com/sri wahyunik
Kereta api di Stasiun Jember 

SURYA.co.id | JEMBER - PT KAI kembali menghentikan sementara operasional KA Ranggajati relasi Jember - Cirebon (PP) per 1 Juli 2020.

KA Ranggajati merupakan satu dari empat KA yang beroperasi kembali di wilayah kerja PT KAI Daop 9 Jember mulai 12 Juni lalu, setelah sempat berhenti beroperasi di bulan Mei sampai pertengahan Juni. Keempat KA itu adalah KA Ranggajati, KA Sritanjung, KA Tawangalun, dan KA Probowangi.

KA Ranggajati berangkat dari Stasiun Jember pukul 05.00 Wib. Rupanya selama beroperasi kembali sejak 12 Juni lalu, okupansi penumpang rendah. Hal tersebut membuat PT KAI memutuskan menghentikan kembali untuk sementara operasional KA tersebut mulai 1 Juli 2020, alias besok Rabu (1/6/2020).

Manager Humas PT KAI Daop 9 Jember, Mahendro Trang Bawono mengatakan pembatalan ini dikarenakan okupansi penumpang yang rendah.

“Rata-rata volume penumpang KA Ranggajati per harinya hanya di bawah 10 persen dari kapasitas yang disediakan," ujar Mahendro melalui siaran pers yang diterima Surya, Selasa (30/6/2020).

Selama beroperasi mulai 12 Juni sampai 29 Juni, lanjut Mahendro, KA Ranggajati hanya mengangkut 407 penumpang.

Penyebab rendahnya okupansi KA Ranggajati diperkirakan karena penumpang terkendala dengan biaya tes rapid yang masih mahal. Padahal hasil non-reaktif melalui tes rapid itu bisa menjadi salah satu syarat naik kereta api.

Di sisi lain, tidak sedikit penumpang yang memilih KA Ranggajati hanya untuk relasi pendek, seperti ke Surabaya, melalui pembelian tiket beberapa jam sebelum berangkat (go-show).

Harga tiket go-show ke Surabaya, dan stasiun sebelumnya, relatif murah yakni Rp 80.000 untuk kelas bisnis, dan Rp 100.000 untuk kelas eksekutif. Harga tiket ini tentu lebih murah dibandingkan dengan biaya tes rapid yang berkisar di antara Rp 250 ribu sampai Rp 350 ribu.

Dengan berhenti sementara operasionalnya KA Ranggajati, maka tersisa tiga KA yang beroperasi mulai besok 1 Juli 2020 yakni KA Sritanjung relasi Ketapang - Lempuyangan (PP), KA Tawangalun relasi Ketapang - Malang Kotalama (PP), dan KA Probowangi relasi Ketapang - Surabaya Gubeng (PP).

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved