Berita Surabaya

Golkar Surabaya Usulkan Dua Nama Pendamping Machfud Arifin di Pilkada Surabaya

Golkar masih konsisten mengusulkan kader milenial untuk mendampingi Bakal Calon Walikota yang diusung, Machfud Arifin (MA).

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu (PP) DPD Golkar Jatim, Adam Rusdi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Partai Golkar Jawa Timur masih optimistis untuk mengusung kadernya dalam kontestasi pilkada Surabaya 2020.

Saat ini, partai berlambang pohon beringin ini masih konsisten mengusulkan kader milenial untuk mendampingi Bakal Calon Walikota yang diusung, Machfud Arifin (MA).

Wakil Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu (PP) DPD Golkar Jatim, Adam Rusdi menyebut Golkar Surabaya telah mengusulkan dua nama di posisi kandidat Bakal Calon Wakil Walikota. Mereka adalah HM Zahrul Azhar As'ad Asumta (Gus Hans) dan Arif Fathoni.

Gus Hans sebelumnya dikenal sebagai Juru Bicara Tim Pemenangan Khofifah-Emil di Pemilihan Gubernur Jatim tahun 2018 sedangkan Fathoni saat ini menjadi Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Surabaya. "Kami apresiasi langkah ini," kata Adam ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (30/6/2020).

Rusdi juga meyakini, dua sosok ini akan diperhitungkan oleh MA mengingat besarnya potensi pemilih milenial. "Strategi ini menjawab tantangan ke depan untuk menarik suara pemilih milenial ujar Adam.

Anggota Fraksi Golkar di DPRD Jatim ini juga menilai kedua kader Golkar ini juga memiliki karakter dan keunggulannya spesifik. Gus Hans misalnya yang berlatarbelakang pengasuh pondok pesantren.

"Gus Hans sosok milenial yang religius. Mita tahu beliau sebagai seorang yang agamis dan seorang putra kyai, ini akan meraup suara milenial yang religius," urai Adam.

Pun demikian dengan Fathoni yang dikenal vokal di DPRD Surabaya dan berlatarbelakang nasionalis khas masyarakat Surabaya. "Cak Machfud tinggal memilih segmen yang mana yang akan ditarget. Kami sangat yakin bahwa kedua sosok ini sangat layak dan pas,“ imbuhnya.

Meski demikian, Adam memastikan bahwa keputusan nama Wakil Walikota tetap ada di Machfud Arifin. "Kami dengar partai lain juga sudah memberikan nama calon pendamping Cak MA. Nantinya, Cak MA yang menentukan," katanya.

Selebihnya, lanjut Rusdi, Tim Pemenangan Pemilu Golkar juga telah mematangkan strategi dan langkah yang praktis demi kemenangan pilkada. "Kami siapkan lembaga survei di masing-masing kabupaten kota yang akan melakukan pilkada. Juga, tim saksi," tutup dia.

Pilkada Surabaya sebelumnya juga mendapat atensi Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji. "Gandeng Gus Hans, Pak MA (Machfud Arifin) pasti menang," kata Sarmuji ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Tolok ukur tersebut ditimbang dari potensi Gus Hans yang memiliki jaringan akar rumput. Hal ini akan menjadi pelengkap elektoral bagi Machfud Arifin.

Sarmuji yang juga Anggota DPR RI ini menerangkan bahwa sebagai mantan Kapolda Jatim, Machfud Arifin memang memiliki banyak jaringan pemangku kebijakan. "Potensi tersebut harus diperkuat dengan kedekatan dengan rakyat," kata Sarmuji melanjutkan.

Gus Hans yang kini menjadi Wakil Ketua DPD Golkar Jatim dinilai memiliki jaringan di akar rumput. Di antaranya, basis kalangan nahdliyin yang juga menjadi latarbelakang Gus Hans selama ini.

"Kalau kita sebut Surabaya, maka sudah pasti Gus Hans. Beliau sudah memiliki banyak jaringan," kata Sarmuji. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved