BABAK BARU Kasus Pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani, Donald Trump Dilaporkan ke Interpol

Kasus pembunuhan seorang jenderal Iran, Qassem Soleimani, pada Januari 2020 silam kini mulai memasuki babak baru. Donald Trump Dilaporkan ke Interpol

Kolase AFP/MEHDI GHASEMI dan GETTY IMAGES NORTH AMERICA
Ilustrasi: Babak Baru Kasus Pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani, Donald Trump Dilaporkan ke Interpol 

SURYA.co.id - Kasus pembunuhan seorang jenderal Iran, Qassem Soleimani, pada Januari 2020 silam kini mulai memasuki babak baru.

Iran baru saja melaporkan Presiden AS, Donald Trump ke pihak interpol.

Mengingatkan kembali, hubungan Iran dan AS memanas semenjak kematian Jenderal Qassem Soleimani pada Januari 2020 lalu.

Soleimani tewas bersama dengan wakil pemimpin milisi Hashed al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis, pada Jumat (3/1/2020).

Komandan Pasukan Quds itu terbunuh setelah konvoi mobil yang ditumpanginya dihantam rudal di Bandara Internasional Baghdad, Irak.

AS melalui Pentagon mengakui mereka bertanggung jawab atas serangan itu, dan menyebut Qassem Soleimani merencanakan serangan terhadap warga AS.

Iran pun melancarkan balas dendam dengan membombardir pangkalan-pangkalan militer AS di Irak dengan rudal.

Tak cukup sampai di situ, Iran kini mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Donald Trump.

Iran juga meminta bantuan kepada Interpol untuk menahan Trump beserta puluhan orang lainnya yang diyakini melakukan serangan pesawat tak berawak.

Seperti dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Iran Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Donald Trump atas Pembunuhan Jenderal Qassem'

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved