5 Fakta Sepeda Pancal Bakal Kena Pajak, Penjualan Sepeda Melonjak di Tengah Pandemi COVID-19

Berikut rangkuman fakta tentang wacana pemungutan pajak sepeda pancal. Penjualan Sepeda Justru Melonjak di Tengah Pandemi COVID-19

surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi Fakta Sepeda Pancal Bakal Kena Pajak 

SURYA.co.id - Berikut rangkuman fakta tentang wacana pemungutan pajak sepeda pancal.

Bersepeda menjadi salah satu jenis olahraga yang jadi pilihan favorit warga saat pandemi COVID-19.

Bersepeda diyakini merupakan olahraga yang mampu menjaga kebugaran tubuh sebagai benteng pertahanan terhadap Virus corona.

Jumlah penjualan sepeda mengalami peningkatan tajam. Imbasnya di jalanan, pengguna sepeda melonjak drastis.

Sepeda Pancal Bakal Kena Pajak, Kemenhub: Sudah Ada Diskusi dengan Korlantas Polri

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi membuka wacana pemungutan pajak sepeda pancal.

Berikut rangkuman faktanya dilansir dari Kompas.com (grup SURYA.co.id).

1. Perlu diatur

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) Budi Setiyadi menilai penggunaan sepeda perlu diatur mengingat kegiatan bersepeda semakin marak akibat pandemi COVID-19.

“Saya terus terang, sepeda harus diatur, apakah dengan peraturan menteri atau peraturan pemda, bupati, atau gubernur,” kata Dirjen Budi Setiyadi dalam diskusi virtual di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).

Seperti dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Kemenhub: Sepeda Harus Diatur!'

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved