Sabtu, 25 April 2026

Berita Trengalek

Warga Trenggalek yang Hidup Sehat Akan Diberi Insentif Uang oleh Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan program “Sehat Berhadiah”. Program ini masih dalam tahap finalisasi dan akan dikucurkan 2021

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyiapkan anggaran untuk warganya yang hidup sehat akan diberi hadiah mulai 2021 

SURYA.co.id | TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan program “Sehat Berhadiah”. Program ini masih dalam tahap finalisasi dan rencananya bakal diluncurkan 2021 depan.

Dalam program itu, Pemkab Trengalek akan memberi insentif kepada warga yang menjalani hidup sehat. Warga hanya perlu berangkat ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) terdekat untuk melaporkan diri soal kesehatannya.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menjelaskan, nantinya keluarga yang mencapai indeks keluarga sehat dan secara berkala datang ke Puskesmas akan menerima poin.

Besaran poin yang didapat disesuaikan dengan level warganya, apakah dia lansia, ibu hamil, bapak-bapak yang harus menjaga pola hidup, atau remaja yang harus mendapat penyuluhan kesehatan.

“Ini selaras dengan peraturan Menteri Keuangan bahwa DAK (Dana Alokasi Khusus) untuk kesehatan tidak boleh 100 persen sekadar untuk fisik. Tapi juga harus promosif dan preventif,” kata pria yang akrab disapa Mas Ipin itu, Senin (29/6/2020).

Poin yang dikumpulkan oleh warga akan tersimpan dalam aplikasi atau kartu elektronik. Nantinya, poin itu akan bisa ditukar dengan nilai rupiah.

Pemkab juga akan bekerja sama dengan toko-toko milik warga di Trenggalek untuk menjadi tempat pembelian dari rupiah yang didapat dari poin. Poin yang sudah berubah dalam bentuk rupiah itu hanya bisa ditukar dengan makanan penambah gizi atau vitamin.

Program ini, sambung Mas Ipin, diharapkan juga menjadi tempat sosialiasi kesehatan yang lebih efektif. Jadi petugas kesehatan tak lagi sekadar menggelar sosialisasi dengan cara mengumpulkan warga.

“Tapi warga yang akan datang ke Puskesmas. Selain melaporkan kesehatan, warga juga akan diberi informasi soal masalah kesehatan terkini. Misalnya, ketika musim demam berdarah, petugas kesehatan akan menyosialiasikan soal cara pencegahannya sedini mungkin kepada warga yang datang,” sambungnya.

Bagi warga khusus, seperti orang yang rentan dengan penyakit yang berhubungan dengan gaya hidup sehat, juga bakal didorong untuk menghindari hal-hal yang meningkatkan risiko penyakit.

“Sebab, penyakit yang paling banyak di Kabupaten Trenggalek ini adalah penyakit yang berkaitan dengan pola hidup,” tutur dia.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, program Sehat Berhadiah akan disiapkan mulai pembahasan APBD Perubahan 2020 mendatang.

Dinas Kesehatan memprediksi, anggaran yang harus disiapkan untuk program itu senilai Rp 3 miliar lebih, yang berasal dari APBD.

“Program ini tujuan utamanya meningkatkan indeks keluarga sehat. Juga meningkatkan kesehatan gizi masyarakat dan mencegah dan mengendalikan penyakit,” pungkas dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved