Breaking News:

Berita Tuban

Pria di Tuban Setubuhi Anaknya 8 Kali, Korban Lapor ke Ibu dengan Kondisi Seperti Ini

Aksi pencabulan terhadap siswi SMP di Tuban tersebut sudah dilakukan sebanyak 8 kali, sejak November 2019 hingga Maret 2020.

SURYA.CO.ID/M Sudarsono
Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono bersama tersangka saat ungkap kasus pencabulan di Mapolres Tuban, Senin (29/6/2020). 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Kasus pencabulan yang terjadi di salah satu kecamatan diungkap Satreskrim Polres Tuban.

Perbuatan bejat tersebut dilakukan Ahmad Arifin (34) terhadap melati (nama samaran, red), yang tak lain merupakan anak tirinya.

Melati (14) yang merupakan siswi SMP kelas 2 itu tinggal bersama pelaku, ibu dan kedua saudaranya.

Dari data yang dihimpun, aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur tersebut sudah dilakukan sebanyak 8 kali, sejak November 2019 hingga Maret 2020.

Aksi bejat Arifin itu diketahui saat Melati dalam kondisi wajah pucat memberi tahu kejadian tak mengenakkan kepada ibunya, hingga akhirnya dilaporkan ke polisi pada 6 april 2020.

"Setelah kami dapat laporan, lalu kami kembangkan dan berujung penangkapan. Sudah 8 kali mencabuli anak tirinya," kata Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono saat ungkap kasus, Senin (29/6/2020).

Ia menjelaskan, pelaku melakukan 8 kali aksi bejatnya mulai November 2019-Januari 2020 sebanyak 5 kali menyetubuhi, lalu Februari-Maret 2020 sebanyak 3 kali.

Kepada polisi, pelaku mengaku menyesal atas apa yang dilakukan terhadap anak tirinya.

Mengaku Tak Dijatah Istri Jadi Alasan Pria di Tuban Ini Setubuhi Anaknya yang Masih di Bawah Umur

"Pelaku kita jerat undang-undang perlindungan anak, ancaman hukuman 15 tahun penjara," pungkasnya.

Atas penangkapan tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya baju tidur dan celana dalam yang dikenakan korban.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved