Breaking News:

Berita Jawa Timur

BPS: NTP Merosot 0,42 Persen, Kesejahteraan Petani di Jawa Timur Menurun

Tingkat kesejahteran petani Jatim, khsususnya pada periode bulan Mei 2020 jika dibandingkan bulan sebelumnya tercatat mengalami penurunan.

SURYA.CO.ID/Fikri Firmansyah
Kepala BPS Jawa Timur, Dadang Hardiwan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tingkat kesejahteran petani Jatim, khsususnya pada periode bulan Mei 2020 jika dibandingkan bulan sebelumnya tercatat mengalami penurunan.

Penurunan tersebut sendiri berdasarkan Nilai Tukar Petani (NTP) Jawa Timur pada Mei 2020, tercatat alami penurunan jika dibandingkan bulan sebelumnya atau bulan April.

Kepala Badan Pusat Statistik Jatim, Dadang Hardiwan mengatakan NTP Jatim bulan Mei 2020 turun 0,42 persen.

"Jadi NTP Jatim pada April 2020 tercatat sebesar 99,43 namun di bulan Mei 2020 menjadi 99,01 atau tercatat mengalami penurunan sebesar 0,42 persen," kata Dadang saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (29/6/2020).

Ditanyai penyebab turunnya NTP itu sendiri, Dadang mengatakan penurunan ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) mengalami penurunan lebih tinggi dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani (Ib).

"Indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 0,57 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) sebesar 0,15 persen," jelasnya.

Dikatakan juga oleh Dadang, penurunan NTP tak hanya terjadi berdasarkan perhitungan bulan Mei 2020 dibanding bulan sebelumnya saja, namun juga terjadi pada periode yang sama di tahun sebelumnya (2019).

"Jika dibandingkan dengan Bulan Mei 2019, perkembangan NTP Bulan Mei 2020 (year-on-year) mengalami penurunan sebesar 0,26 persen," kata Dadang.

Adapun perkembangan NTP bulan Mei 2020 terhadap bulan Desember 2019 (tahun kalender Mei 2020), dikatakan Dadang juga alami penurunan, yakni turun sebesar 4,16 persen.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved