Breaking News:

Berita Gresik

Polisi Bagi-bagi 10 Ribu Masker Kepada Warga di Alun-alun Gresik

Sebanyak 10 ribu masker dibagikan pagi ini kepada warga Gresik di masa transisi new normal

Surabaya.Tribunnews.com/Willy Abraham
Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto saat membagikan masker kepada warga yang sedang beraktivitas di Alun-alun Gresik, Minggu (28/6/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK – Sebanyak 10 ribu masker dibagikan pagi ini kepada warga Gresik di masa transisi new normal. Ini sebagai langkah warga Gresik diwajibkan melengkapi diri dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) minimal memakai masker untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid-19.

Bertempat di Alun-alun Gresik, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817, Letkol Inf Budi Handoko dan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto didamping wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim turut membawa plastik berisi masker.

Mereka berjalan menghampiri masyarakat yang sedang berolahraga atau menikmati akhir pekan di Alun-alun Gresik. Kesadaran masyarakat menggunakan masker sejatinya cukup tinggi. Namun, masih ada saja yang belum menggunakan masker.

“Kita membagikan masker secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya kita mencegah penyebaran covid-19. Kita juga meningkatkan kesadaran masyarakat dengan menggunakan masker ini,” ucap Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto, Minggu (28/6/2020).

Menurut Arief, penggunaan masker sangat efektif untuk mencegah penyebaran covid-19. Masyarakat saat beraktivitas keluar rumah diwajibkan menggunakan masker.

“Pagi ini kita bagikan 10 ribu masker. Selain di wilayah kota kita bagikan ke seluruh Polsek. Kita bagikan kepada masyarakat kerjasama dengan tiga pilar, program Kapolda Jawa Timur dilakukan serentak di Jawa Timur, kita maksimalkan karena pandemi di Gresik masih cukup tinggi,” paparnya.

Salah satu pengendara sepeda angin, Cahyo mendapatkan satu buah masker berwarna putih polos yang dibungkus plastik itu. Awalnya, pria berusa 43 tahun ini malu melihat kerumunan polisi dan tentara di alun-alun. Karena ia lupa tidak membawa masker.

Dia pun dipanggil dan diberi masker tersebut.

“Terimakasih dikasih masker gratis, saya takut disuruh menyapu jalan kalau ketahuan tidak memakai masker,” tutupnya. 

Penulis: Willy Abraham
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved