Breaking News:

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Siapkan Portal Pelaporan Antinarkoba, masih dalam Kajian Diskominfo

Pemkab Nganjuk bakal menerapkan alternatif kebijakan dalam bentuk portal pelaporan atau pengaduan antinarkoba.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid bicara soal Narkoba. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Pemkab Nganjuk bakal menerapkan alternatif kebijakan dalam bentuk portal pelaporan atau pengaduan antinarkoba.

Baik itu dalam bidang pendidikan maupun untuk aparatur sipin negara (ASN) di lingkup Pemkab Nganjuk.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan menjelaskan, portal anti narkotika aduan itu nantinya segera dilakukan kajian oleh Dinas Kominfo.

Ini dikarenakan portal aduan anti narkotika tersebut harus mengikuti perkembangan sesuai dengan teknologi yang semakin canggih sekarang ini.

"Kami tidak ingin portal aduan anti narkotika itu ketinggalan teknologi sehingga kurang mendapat perhatian masyarakat. Makanya kami sebelum dibentuk Portal aduan anti narkotika itu harus betul-betul dikaji secara mendalam," kata Nur Solekan dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Kabupaten Nganjuk, kemarin.

Dikatakan Nur Solekan, nantinya secara berjenjang dan berkelanjutan seluruh stakeholder di jajaran ASN Pemkab Nganjuk harus bertanggung jawab penuh terhadap kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkotika.

ASN Pemkab Nganjuk diharapkan mengerti risiko dan dampak negatif sehingga menghindari penyalahgunaan narkotika.

"Ini yang kami rasa langkah yang akan ditempuh Pemkab Nganjuk untuk menjaga ASN agar tidak terpengaruh dan tidak tertarik dengan narkotika," ucap Nur Solekan.

Sedangkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemkab Nganjuk, Abdul Wakid menambahkan, dalam rangka penindakan pemberatasan narkoba di Nganjuk, Satpol-PP senantiasa bersinergi dengan BNN, dan TNI serta Polri.

Dengan demikian upaya pemberantasan narkotika bisa tepat secara aturan dan kewenangan yang dimiliki masing-masing.

"Sejalan dengan itu, kita akan memasuki new normal. Dimana kita berharap dengan new normal masyarakat maupun generasi muda senantiasa lebih giat belajar dengan tetap di rumah dan tidak mengkonsumsi narkoba. Termasuk keluar ke cafe bahkan ke tempat hiburan karaoke tetap menjaga diri untuk tidak terpengaruh dengan narkoba," kata Abdul Wakid.

Kepala BNNK Nganjuk AKBP Bambang Sugiarto dalam Virtual Talkshow  dengan tema Hidup 100 persen mengatakan di Era New Normal tidak hanya tentang narkoba saja.

Melainkan juga bebas dari korupsi, radikalisme, terorisme, maupun Covid-19 yang sedang melanda bangsa Indonesia.

"Untuk memberantas narkotika mungkin secara umum masyarakat hanya mengetahui sabu, ganja, dan ekstasi. Padahal sekarang tururnannya sudah banyak varian, dimana narkotika saja ada 267 jenis. Maka sebagai bentuk keprihatinan, mari kita berantas bahaya narkoba bersama," tutur Bambang Sugiarto.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved