We The Health

Telemedicine Hingga Apotek Digital, Inovasi yang Bantu Percepatan Layanan Kesehatan di Indonesia

Inovasi yang dibuat tersebut sudah berbasis digital, meliputi Digital Health, Telemedicine serta e-Pharmacy.

Foto Istimewa
Konferensi kesehatan digital pertama di Indonesia yang diselenggarakan oleh Lifepack. Konferensi tersebut dimoderatori oleh Natali Ardianto, Co-Founder & CEO Jovee dan Lifepack dan dihadiri Bupati trenggalek M Nur Arifin, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Staff Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Kementrian Kesehatan RI dr Slamet, serta Rico Mardiansyah dari Sehatpedia Kementerian Kesehatan RI. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dr Slamet mengatakan, Kemenkes membuat tiga inovasi baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Inovasi yang dibuat tersebut sudah berbasis digital, meliputi Digital Health, Telemedicine serta e-Pharmacy.

"Kami merumuskan tiga solusi inovatif di bidang teknologi kesehatan. Tujuannya supaya pelayanan kesehatan pada masyarakat bisa lebih optimal," kata dr Slamet saat mengisi acara di konferensi kesehatan digital terbesar pertama di Indonesia yang dilaksanakan Lifepack, Sabtu (27/6/2020).

Dalam konferesnsi We The Health 2020 yang bertajuk 'Peran Swasta dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan Sektor Kesehatan di Daerah' tersebut ia mengungkapkan pentingnya peran pencegahan atau preventif.

"Sistem kesehatan di Indonesia ini memiliki komponen pemerintah dan swasta. Di pemerintah sendiri, sistem kesehatan terdesentralisasi di kabupaten dan kta," jelas dr Slamet.

"Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan swasta sangat penting," lanjutnya.

Mengenai tiga inovasi Kemenkes, dr Slamet mengenalkan platform Sehatpedia.

Aplikasi tersebut menurut dr Slamet bisa digunakan masyarakat untuk menunjang layanan kesehatan.

Di lain pihak, Rico Mardiansyah dari Sehatpedia Kementerian Kesehatan RI menjelaskan, Sehatpedia merupakan platform hasil inovasi Kemenkes RI yang dilatarbelakangi adaptasi digital.

"Masyarakat bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi Sehatpedia. Jadi mereka tak perlu repot datang ke rumah sakit untuk konsultasi," katanya.

Halaman
12
Penulis: Luthfi Husnika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved