Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

KPU Surabaya Sudah Mulai Teliti 139 Ribu Dukungan Calon Independen M Yasin-Gunawan

KPU Surabaya mulai memverifikasi faktual dukungan dari calon perseorangan (independen), M Yasin-Gunawan.

Foto Istimewa
Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Jalur Independen, M Yasin dan Gunawan saat Menyerahkan Syarat Pencalonan ke KPU Surabaya pada Februari lalu 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya mulai memverifikasi faktual dukungan dari calon perseorangan (independen), M Yasin-Gunawan.

Dalam melakukan verifikasi tersebut, para petugas juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Di antaranya dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, membawa hand sanitizer, serta dengan mengutamakan physical distance.

"Ada 11 item yang dibawa petugas saat verifikasi. Hal ini juga sesuai dengan instruksi KPU RI," kata Komisioner KPU Surabaya, Subairi kepada SURYA.CO.ID ketika dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu (27/6/2020).

Sebelum melakukan verifikasi faktual, para petugas juga telah menjalani rapid test serentak yang difasilitasi oleh KPU.

Sehingga, para petugas dipastikan tak akan melakukan penularan kepada masyarakat di saat verifikasi tersebut. Nantinya, proses verifikasi akan dilaksanakan hingga 12 Juli 2020 mendatang.

"Hasil verifikasi oleh PPK nantinya akan diserahkan kepada KPU," kata Subairi.

Verifikasi faktual bakal pasangan calon perseorangan merupakan salah satu tahapan yang tertunda akibat pandemi virus Corona (Covid-19).

Tahapan ini mengharuskan penyelenggara mencocokkan dan meneliti secara langsung setiap nama pendukung untuk seluruh pendukung bakal pasangan calon.

Metodenya, bisa dengan mengumpulkan para pendukung pada tanggal dan waktu yang sama atau mendatangi alamat pendukung untuk membuktikan kebenaran dukungan terhadap bakal pasangan calon.

Sementara itu, sejumlah daerah di Jawa Timur juga telah memiliki bakal calon perseorangan, termasuk di Pilwali Surabaya.

Di Surabaya, M Yasin-Gunawan dinyatakan lolos setelah menyerahkan 140.934 jumlah dokumen. Dari jumlah tersebut, hanya 755 dokumen yang tidak lengkap dan 139.758 dokumen lainnya lengkap.

Jumlah tersebut sudah memenuhi syarat jumlah dukungan minimal yaitu 138.565 dokumen dukungan.

"Jumlah yang diverifikasi, sesuai dengan yang diserahkan bapaslon," kata Subairi.

Selain melakukan verifikasi, para petugas juga akan melaksanakan dua tugas tambahan. Yakni, sosialisasi Pilwali Surabaya 2020 serta sosialisasi pelaksanaan protokol kesehatan di era new normal.

"Kami ingin mengajak masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan. Serta, tidak kawatir dengan tahapan pilkada di tengah pandemi," katanya.

"Pada prinsipnya KPU terus mengupayakan seluruh tahapan di pilkada terlaksana dengan baik. Namun, tetap mengutamakan kesehatan pemilih maupun penyelenggara," pungkasnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved