Persona

Vira Mengaku Gabung Pahlawan Ekonomi setelah Termotivasi Sambutan Walikota Risma

Vira baru benar-benar melepas status dirinya sebagai seorang karyawan pada tahun 2016. Setelah ia menekuni usaha jahit kecil-kecilan sejak 2015.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Parmin
surya.co.id/habibur rohman
Vira berfoto di ruang tempat ia berkarya. 

SURYA.CO.ID | SURABAYA -  Sejak aktif menjadi kader lingkungan hidup dan kader kesehatan yang sering dikirim untuk mengikuti lomba, nama Pahlawan Ekonomi tak asing bagi Novita Rahayu Purwaningsih atau akrab disapa Vira.

Vira yang aktif mengikuti lomba saat itu dikirim untuk meramaikan lomba jingle Pahlawan Ekonomi tahun 2013.

Sejak mengikuti lomba itu, dia kemudian mengenal beberapa orang yang ternyata juga ikut menjadi mentor dalam pelatihan Pahlawan Ekonomi.

Ketertarikan Vira mengikuti Pahlawan Ekonomi semakin besar. Apalagi saat ia melihat banyaknya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengikuti bazar untuk merayakan awarding night Pahlawan Ekonomi.

"Selain beberapa faktor tersebut, sebenarnya yang membuat saya tertarik untuk mengikuti Pahlawan Ekonomi adalah saat mendengar pidato motivasi Bu Risma," ujarnya.

Vira menjelaskan, dalam pidato motivasi yang diberikan Tri Rismaharini saat awarding night Pahlawan Ekonomi, orang nomor satu di Surabaya itu menyebut agar orang-orang tidak hanya puas setelah menerima gaji dari perusahaan.

"Kenapa kalian itu suka kerja menjadi karyawan? Kenapa bukan kalian yang menggaji karyawan itu? Kenapa kalian tidak ingin jadi bosnya?" ujar Vira saat menirukan motivasi yang diberikan Tri Rismaharini.

Kata-kata itu seolah menyentak hati Vira. Ia meresapi betul motivasi yang diberikan Risma. Ia berpikir bahwa kalimat yang diucapkan Wali Kota Surabaya tersebut 100 persen benar.

Namun, Vira baru benar-benar melepas status dirinya sebagai seorang karyawan pada tahun 2016. Setelah ia menekuni usaha jahit kecil-kecilan sejak 2015.

Pada waktu itu pula, sebenarnya Vira cukup menyesal atas langkah yang ia ambil sepuluh tahun lalu. Hanya puas menjadi seorang karyawan. Padahal jika dihitung, Vira telah memiliki skill yang cukup mumpuni untuk mendirikan usaha sendiri.

"Saat itu saya memang agak menyesal dan menuruti diri sendiri. Namun, saya merasa mungkin ini adalah jalan yang dibuat Tuhan. Supaya saya lebih mendapat banyak ilmu sebelum benar-benar menekuni usaha sendiri," ungkap Vira.

Setelah menguatkan tekad, Vira mencari informasi untuk bisa join di Pahlawan Ekonomi. Tak susah sebetulnya, mengingat Vira merupakan kader lingkungan hidup yang memiliki banyak kenalan di area pemerintahan.

Satu informasi yang Vira tahu, bahwa pelatihan Pahlawan Ekonomi digelar tiap Sabtu dan Minggu di Pasar Kapas Krampung.

Dalam pelatihan tersebut, meski Vira terbilang sudah memiliki skill, ia tetap masuk di kelas baru yang memang banyak diikuti oleh pemula. Bahkan yang berada di kelas tersebut bisa dibilang memiliki skill jauh di bawah Vira.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved