Minggu, 19 April 2026

Virus Corona di Situbondo

Percepat Deteksi Korban Virus Corona, Pemkab Situbondo Akan Gunakan Alat TMC TBC

Untuk mempercepat deteksi korban terpapar virus Corona, Pemkab Situbondo berencana akan menggunakan alat TMC TBC

Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Izi Hartono
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto. 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Untuk mempercepat deteksi korban terpapar virus Corona, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pemkab Situbondo berencana akan menggunakan alat Tes Molekuler Cepat (TMC) Tuberkulosis (TBC).

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Situbondo sekaligus sebagai Ketua GTPP, Dadang Wigiarto kepada sejumlah wartawan di Pemkab Situbondo.

Bupati Dadang mengatakan, dengan menggunakan alat TMC TBC , itu merupakan solusi terbaik untuk mengetahui secara cepat hasil swab.

"TCM ini sebenarnya alat untuk mendeteksi virus di paru-paru yang dimodifikasi dengan komponen catridge," ujar Dadang Wigiarto, Jumat (26/6/2020).

Untuk tahap awal, kata Bupati Dadang, pihaknya akan membeli sebanyak 1000 catridge, harga per catridge Rp 600.000.

"Kami rencanakan akan membeli seribu catridge, akan tetapi alat yang kita modifikasi itu hanya bisa melakukan tes sebanyak 10 pasien," katanya.

Sejauh ini, lanjut Bupati Dadang, berbagai cara dan upaya yang dilakukan gugus tugas dalam menangani penularan Covid-19 di Situbondo. Namun kendalanya untuk mengetahui hasil swab terlalu lama.

"Pasien dikatakan sembuh, setelah tes swab kedua dinyatakan negatif lagi. Nah, menunggu hasil swab kedua ini cukup lama, sehingga untuk mengatasi penularan virus Corona menjadi lamban," jelasnya.

Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Situbondo, tercatat 97 orang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19. Dengan rincian 70 orang dalam perawatan, meninggal 9 orang, sembuh 18 orang.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 67 orang. Dengan rincian, dalam pengawasan 16 orang, meninggal 8 orang dan selesai pengawasan 43 orang.

Sementara itu, orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 481 orang. 452 orang di antaranya selesai pemantauan, 28 orang dalam perawatan dan 1 orang meninggal dunia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved