Keikhlasan Ibunda Serma Rama Wahyudi Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, 'Cukup Anak Saya' Katanya

Ibunda Serma Rama Wahyudi, Wagini tampak ikhlas melepas kepergian putranya yang gugur saat bertugas di Kongo. Berikut ulasannya

youtube Tribun Medan
Keikhlasan Ibunda Serma Rama Wahyudi Prajurit TNI yang Gugur di Kongo 

SURYA.co.id - Ibunda Serma Rama Wahyudi, Wagini tampak ikhlas melepas kepergian putranya yang gugur saat bertugas di Kongo.

Bahkan, Wagini berharap cukup hanya putranya saja yang gugur dalam bertugas.

Ia mendoakan agar prajurit-prajurit TNI lain dapat pulang kembali dengan selamat.

Seperti diektahui, Serma Rama Wahyudi gugur dalam bertugas menjalankan misi perdamaian di Kongo.

Dia diserang sekitar 20 kilometer dari Kota Beni, Provinsi Kivu Utara.

Kekejaman ADF Pemberontak Kongo yang Serang Prajurit TNI Serma Rama hingga Gugur, Sangat Misterius

Informasi ini disampaikan Sy Koumbo, perwira komunikasi Misi Stabilisasi PBB untuk RD Kongo (Monusco), seperti dilaporkan AFP Selasa (23/6/2020).

"Satu anggota Helm Biru (pasukan perdamaian PBB) gugur dan satunya terluka namun tidak serius."

{Saat ini kondisinya stabil," jelas Koumbo.

Sementara, Pusat Penerangan TNI, Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco Letkol Czi MP Sibuea SH MHan, mengatakan prajurit TNI yang gugur atas nama Serma Rama Wahyudi gugur.

Serma Rahma Wahyudi merupakan anggota TNI AD yang berdinas di Denpal (Detasemen Peralatan) Pekanbaru di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Lalu seorang rekan Serma Rama Wahyudi terluka dalam serangan kelompok bersenjata di wilayah Makisabo, Kongo, Afrika, Senin (22/6/2020) pukul 17.30 waktu setempat.

Ia menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada saat tugas pengiriman ulang logistik ke Temporary Operation Base (TOB) bagi prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang melaksanakan pembangunan Jembatan Halulu sebagai sarana pendukung bagi masyarakat setempat.

Ketika perjalanan kembali ke COB (Central Operation Base), konvoi dihadang milisi dengan dihujani tembakan ke arah konvoi kendaraan angkut personel yang dikawal oleh dua unit kendaraan tempur APC Malawi Batalyon di wilayah Makisabo.

Serangan mendadak tersebut diduga dilakukan oleh Allied Democratic Forces (ADF), kelompok bersenjata yang berkonflik dengan pemerintah Republik Demokratik Kongo.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved