Breaking News:

Virus Corona

Drama Ratusan Warga Adang Ambulans Angkut Jenazah COVID-19, Kasus di Surabaya 4 Orang Jadi Tersangka

Drama pengambilan paksa jenazah COVID-19 masih saja berlangsung di berbagai daerah. Kini, kasus itu terjadi di Ambon melibatkan ratusan orang.

Kolase pixabay.com/KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
Ilustrasi jenazah COVID-19 (kiri) dan ratusan warga adang ambulans yang mengngkut jenazah COVID-19. 

SURYA.co.id | AMBON - Drama pengambilan paksa jenazah COVID-19 ( virus corona) masih saja berlangsung di berbagai daerah. Kini, kasus itu terjadi di Ambon melibatkan ratusan orang.

Kasus sebelumnya juga terjadi di Kota Surabaya. Jenazah COVID-19 diambil paksa dari RS Paru Surabaya sama kasurnya.

Polda Jatim pun sudah menetapkan empat tersangka pengambilan paksa jenazah COVID-19 itu.

Mereka juga dinyatakan reaktif COVID-19 dan keluarganya ada yang positif corona.

Untuk kasus di Ambon itu lebih parah. Pengadangan mobil ambulans pengangkut jenazah itu dilakukan ratusan orang.

Hal itu membuat polisi yang mengawal mobil ambulans dan tenaga kesehatan tak bisa berbuat banyak.

Peristiwa itu berlangsung saat mobil ambulans yang mengangkut jenazah COVID-19 dicegat ratusan warga saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Batu Merah Atas, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Jumat (26/6/2020) sore.

Mereka mengadang iring-iringan mobil ambulans yang dikawal mobil polisi secara beramai-ramai dan memarkir sepeda motor tepat di atas badan jalan.

Dalam aksi itu, warga ikut menghardik para relawan dan tenaga medis serta terlibat adu mulut dengan sejumlah personel polisi yang mengawal jenazah.

Warga bersikeras untuk mengambil jenazah COVID-19 itu dengan alasan pasien tersebut bukan meninggal karena corona, namun karena sakit.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved