Breaking News:

Berita Gresik

Alasan Portal di Jalan Raya Metatu Gresik kembali Dicabut, Penutupan sempat Ditolak Pemilik Usaha

Pemortalan jalan raya Metatu, Kecamatan Benjeng yang sempat diprotes pemilik usaha di sekitar kawasan itu akhirnya dicabut.

foto: willy abraham
Pemilik usaha di sekitar Jalan Raya Metatu Benjeng, Gresik, saat protes pemortalan jalan, Selasa (23/6/2020). Kini portal di jalan tersebut akhirnya dicabut, Jumat (26/6/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Pemortalan jalan raya Metatu, Kecamatan Benjeng yang sempat diprotes pemilik usaha di sekitar kawasan itu akhirnya dicabut.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dhianita Triastuti membenarkan jika portal yang sempat dipasang itu dicabut.

"Belum tentu dipasang portal lagi atau bagaimana," kata Dian.

Pihaknya hingga kini memperbolehkan kendaraan lewat di jalan raya Metatu tapi jangan kendaraan besar. Karena kelas jalannya kelas tiga.

Disinggung mengenai kemungkinan apakah akan diportal kembali atau tidak, pihaknya masih belum tahu.

"Portal di Benjeng sementara, kemarin uji coba. Saya mau lihat dulu penutupan total perbaikan jalan raya Cerme," terangnya.
Sebelumnya juru bicara paguyuban perusahaan Cerme - Benjeng, Mulyadi mengaku tetap menolak jika jalan raya Metatu ditutup. Karena akses perusahaan hanya itu saja.

"Akses cuman itu saja. Kalau diportal kita lewat mana?" kata dia.

Mulyadi menambahkan memang tidak ada pemberitahuan sama sekali. Tiba-tiba akan di portal beberapa waktu lalu.

"Diportal kendaraan tidak bisa masuk, di Benjeng itu wilayah pergudangan sesuai izinnya. Ditengah pandemi covid-19 harusnya mensuport bukan menghambat perusahaan. Selama ini usaha kami terdampak. Kami juga tidak mengurangi karyawan," papar pria yang berasal dari CV. Hasil Tani Sejahtera (CV.HTS)

Perusahaan yang berdiri itu mulai dari pertanian hasil bumi, pembuatan elpiji, kayu dan lain-lain, semuanya terdampak.

Pihaknya mengaku jika langkah yang diambil ini merupakan opsi pertama mengadu ke dewan. Jika Pemkab masih melakukan pemortalan maka akan lapor ke Provinsi.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved